Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

IFG Life Kantongi Izin Pembentukan Perusahaan, Tunggu Restu Operasional dari OJK

Direktur Bisnis Indonesia Financial Group (IFG) Pantro Pander Silitonga menjabarkan bahwa IFG Life telah memiliki Izin Pembentukan Perseroan Terbatas (PT).
Wibi Pangestu Pratama
Wibi Pangestu Pratama - Bisnis.com 08 Januari 2021  |  10:43 WIB
Warga melintasi logo Asuransi Jiwasraya di Jakarta, Senin (5/10/2020). Bisnis - Eusebio Chrysnamurti
Warga melintasi logo Asuransi Jiwasraya di Jakarta, Senin (5/10/2020). Bisnis - Eusebio Chrysnamurti

Bisnis.com, JAKARTA — IFG Life telah mengantongi izin pembentukan perusahaan dari Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia atau HAM. Perseroan kini tinggal menunggu terbitnya izin operasional dari Otoritas Jasa Keuangan atau OJK untuk bisa menjalankan bisnis proteksi.

Direktur Bisnis Indonesia Financial Group (IFG) Pantro Pander Silitonga menjabarkan bahwa IFG Life telah memiliki Izin Pembentukan Perseroan Terbatas (PT). Struktur perusahaan pun telah terbentuk dan persiapan pelaksanaan bisnis telah berjalan dengan baik.

"IFG Life sudah mendapatkan izin pembentukan perusahaan, dari Kemenkumham," ujar Pantro kepada Bisnis, Jumat (8/1/2021).

Adanya izin pembentukan perusahaan membuat IFG Life selangkah lebih dekat untuk bisa beroperasi. Perseroan pun sudah melaksanakan seluruh proses dan melengkapi persyaratan terkait pengajuan izin operasional kepada otoritas.

Setelah OJK mengeluarkan izin, maka IFG Life dapat memulai bisnisnya sebagai perusahaan asuransi jiwa di bawah naungan IFG. Sebelum berganti nama, IFG merupakan holding asuransi dan penjaminan yang dipimpin oleh PT Bahana Pembinaan Usaha Indonesia (Persero) atau BPUI.

Dalam kesempatan terpisah, Pantro menjabarkan bahwa pendirian IFG Life merupakan bagian dari peta jalan (roadmap) IFG untuk memiliki bisnis di sektor asuransi jiwa, kesehatan, dan pengelolaan dana pensiun. Pihaknya optimistis IFG Life akan menjadi perusahaan asuransi yang besar dan kuat.

"Kami juga optimistis IFG Life dapat diterima masyarakat sebagai perusahaan asuransi baru dengan produk-produk yang aman, menguntungkan, dengan pelayanan yang berkualitas. Kami menargetkan IFG Life dapat beroperasi mulai Januari 2021," ujar Pantro.

Perseroan tercatat memiliki target pasar yang luas, yakni berasal dari ekosistem Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan masyarakat umum. Selain itu, IFG Life pun akan melanjutkan pengelolaan polis-polis Jiwasraya yang telah direstrukturisasi.

"IFG Life juga akan membidik ceruk pasar asuransi Indonesia yang potensinya masih sangat besar. Bahkan tidak menutup kemungkinan IFG Life akan bermain di pasar Asean beberapa waktu mendatang," ujar Pantro.

Sebelumnya, dalam berita "Mencari Tampuk Pimpinan IFG Life di Bisnis Indonesia" edisi 8 Januari 2021 halaman 15, tertulis bahwa "IFG Life telah mengantongi izin pembentukan perusahaan dari OJK".

Kami mengoreksi bahwa izin pembentukan perusahaan terbit dari Kementerian Hukum dan HAM, sementara IFG Life masih menunggu izin operasional dari OJK. Kami mohon maaf atas kesalahan tersebut.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

asuransi BUMN Jiwasraya
Editor : Ropesta Sitorus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top