Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Harga Mulai Melonjak, Ini Penjelasan Bank Neo Commerce (BBYB)

Berdasarkan keterbukaan informasi (12/1/2021), harga ditutup meningkat kumulatif sebesar 44,30% dari harga penutupan bursa tanggal 6 januari 2021 menjadi Rp430 pada 11 Januari 2021. Rata-rata transaksi meningkat 12,28 juta saham dengan frekuensi 1.616 kal.
M. Richard
M. Richard - Bisnis.com 12 Januari 2021  |  18:37 WIB
Kantor Bank Yudha Bhakti - yudhabhakti.co.id
Kantor Bank Yudha Bhakti - yudhabhakti.co.id

Bisnis.com, JAKARTA - PT Bank Neo Commerce Tbk. memberi penjelasan terkait dengan peningkatan harga sahamnya yang signifikan.

Berdasarkan keterbukaan informasi (12/1/2021), harga ditutup meningkat kumulatif sebesar 44,30% dari harga penutupan bursa tanggal 6 Januari 2021 menjadi Rp430 pada 11 Januari 2021. Rata-rata transaksi meningkat 12,28 juta saham dengan frekuensi 1.616 kali.

Adapun, hari ini BBYB justru tercatat melemah 7% menjadi 372. Direktur Utama Bank Neo Commerce Tjandra Gunawan menyampaikan tak memiliki informasi apapun terkait fluktuasi harga saham.

"Materi keterbukaan informasi maupun fakta dan material terakhir yang diumumkan ke publik melalui sistem pelaporan IDX adalah laporan bulanan registrasi pemegang saham BBYB, dan tidak ada informasi penting lainnya," sebutnya.

Namun, dia mengakui perseroan memiliki aksi korporasi dalam waktu dekat yakni penawaran umum terbatas (PUT) 5 dengan jumlah saham 5 miliar.

"Hal ini pun telah disampaikan melalui risalah RUPS-LB perseroan yang telah terbit sejak 2 Oktober 2020," katanya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

perbankan bank yudha bhakti emiten bank
Editor : Ropesta Sitorus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top