Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Eks Jubir Satgas Covid-19 Achmad Yurianto Jadi Ketua Dewas BPJS Kesehatan

Terdapat tujuh orang Dewan Pengawas (dewas) BPJS Kesehatan periode 2021–2026 yang mewakili unsur pemerintah, pekerja, pemberi kerja, dan tokoh masyarakat.
Wibi Pangestu Pratama
Wibi Pangestu Pratama - Bisnis.com 19 Februari 2021  |  20:41 WIB
Achmad Yurianto, saat menjabat Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19, memberikan update data virus corona (Covid-19) di Indonesia dalam konferensi pers dari Graha BNPB, Minggu (24/5/2020) - Dok./Gugus Tugas Covid/19
Achmad Yurianto, saat menjabat Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19, memberikan update data virus corona (Covid-19) di Indonesia dalam konferensi pers dari Graha BNPB, Minggu (24/5/2020) - Dok./Gugus Tugas Covid/19

Bisnis.com, JAKARTA — Presiden Joko Widodo menetapkan Achmad Yurianto sebagai Ketua Dewan Pengawas Badan Penyelenggara Jaminan Sosial atau BPJS Kesehatan. Dari tujuh nama dewan pengawas, lima di antaranya dipilih oleh Dewan Perwakilan Rakyat atau DPR.

Berdasarkan salinan dokumen yang diperoleh Bisnis, terdapat tujuh orang Dewan Pengawas (dewas) BPJS Kesehatan periode 2021–2026. Tujuh orang itu mewakili unsur pemerintah, pekerja, pemberi kerja, dan tokoh masyarakat.

Jokowi menunjuk Achmad Yurianto sebagai Ketua Dewas BPJS Kesehatan, menggantikan Chairul Radjab Nasution. Sebelumnya, Yuri yang merupakan Mantan Juru Bicara (Jubir) Satgas Covid-19 itu memang disebut-sebut sebagai kandidat kuat Ketua Dewas BPJS Kesehatan.

Selain Yuri, enam orang lainnya yang ditetapkan Jokowi sebagai Anggota Dewas BPJS Kesehatan adalah Regina Maria Wiwieng dari unsur pemerintah, Indra Yana dan Siruaya Utamawan dari unsur pekerja, Iftida Yasar dan Inda Deryanne dari unsur pemberi kerja, serta Ibnu Naser Arrohimi.

Yuri dan Regina dipilih secara langsung oleh Jokowi untuk mewakili pemerintah dalam mengawasi BPJS Kesehatan. Sementara itu, kelima anggota lainnya dipilih melalui uji kelayakan (fit and proper test) oleh DPR.

Pelantikan dewas dan direksi BPJS dikabarkan akan berlangsung pada Senin pekan depan. Adapun, hingga saat ini, Sekretariat Negara (Setneg) belum mempublikasikan secara resmi Keputusan Presiden (Keppres) penunjukkan dewas dan direksi BPJS Kesehatan.

Sementara itu, Presiden Jokowi juga menetapkan delapan orang direksi BPJS Kesehatan. Ali Ghufron Mukti terpilih sebagai Direktur Utama BPJS Kesehatan.

Selain Ali, tujuh orang lainnya yang terpilih menjadi direksi BPJS Kesehatan adalah Andi Afdal, Arief Witjaksono Juwono Putro, David Bangun, Edwin Aristiawan, Lily Kresnowati, Mahlil Ruby, dan Mundiharno.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Jokowi BPJS Kesehatan Achmad Yurianto
Editor : Oktaviano DB Hana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

BisnisRegional

To top