Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Crowdo Berikan Layanan Neobank Buat UMKM, Seperti Apa Ya?

Crowdo menawarkan solusi manajemen operasi bagi UMKM selain penawaran pinjaman untuk modal usaha.
Aziz Rahardyan
Aziz Rahardyan - Bisnis.com 24 Februari 2021  |  02:00 WIB
Crowdo - twitter/@crowdoHQ
Crowdo - twitter/@crowdoHQ

Bisnis.com, JAKARTA - Platform teknologi finansial Crowdo besutan PT Mediator Komunitas Indonesia menargetkan transaksi pinjaman hingga Rp1,2 triliun pada tahun ini. Platform ini juga menawarkan layanan serupa neo bank untuk kalangan usaha mikro, kecil, dan menengah.

CEO Crowdo Group Reona Shimada mengatakan pihaknya tidak sekadar menawarkan pinjaman. Lebih dari itu, Crowdo juga menawarkan layanan digital seperti manajemen biaya operasional usaha, pengaturan tagihan, dan penggajian karyawan.

Crowdo saat ini sudah memiliki klien sebanyak 76 ribu pelaku usaha dan menargetkan transaksi digital dalam layanan portal manajemen supply-chain UMKM mencapai Rp14 triliun. Crowdo menawarkan solusi sederhana dan hemat biaya untuk dua masalah paling mendesak yang dihadapi pemilik bisnis UMKM, yaitu digitalisasi supply chain dan transisi ke pinjaman online serta layanan perbankan. 

"Kami sangat fokus untuk Indonesia, karena negara ini punya banyak usaha mikro dan kecil selaku supply chain untuk usaha-usaha besar dan menengah. Harapannya, inovasi teknologi ini bermanfaat bagi UKM Indonesia yang memainkan peran penting dalam perekonomian,"  ujar pria yang akrab disapa Leo ini, Selasa (23/2/2021).

Leo mengklaim Crowdo merupakan pionir platform yang mengakomodasi UMKM mendapat business account perbankan dan menyajikan integrasi layanan tersebut dengan pinjaman peer to peer (P2P).

Secara singkat, pengguna Crowdo bisa mengakses layanan pembukuan usaha digital secara gratis dari laman web. Kemudian pengguna juga bisa mengelola semua invoice atau tagihan, pesanan pembelian sekaligus menerima pembayaran. Aktivitas tersebut nantinya masuk ke akun bisnis perbankan milik pengguna itu sendiri.

Pengguna akan dikenakan biaya apabila mengakses tiga layanan pinjaman P2P Crowdo. COO Crowdo Indonesia Nur Vitriani menjelaskan lebih lanjut ada tiga jenis produk pinjaman yang bisa pelaku UMKM ajukan setelah bergabung sebagai pengguna platform Crowdo.

Pertama early payment untuk invoice financing dengan limit sampai US$50.000 dan tenor tiga bulan. Kedua paylater dengan limit sampai US$1.000 dan tenor satu bulan. Ketiga business support untuk pembiayaan bisnis atau modal dengan dengan limit sampai USD100.000 dan tenor enam bulan.

"Kami yakin Crowdo akan menjadi game-changer, sebagai yang mengintegrasikan digitalisasi operasional dengan solusi pinjaman dan perbankan,” tukasnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

perbankan umkm fintech
Editor : Rivki Maulana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top