Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Dekati Perusahaan Korea, Bank KB Bukopin Optimistis DPK Tumbuh 20 Persen

Rivan Purwantono mengatakan KB Bukopin memiliki peluang untuk masuk dan melayani sekitar transaksi perbankan bagi 190 perusahaan Korea baik yang ada di Indonesia maupun di luar negeri.
Khadijah Shahnaz Fitra
Khadijah Shahnaz Fitra - Bisnis.com 11 Maret 2021  |  16:53 WIB
Peluncuran Nama dan Logo KB Bukopin - Istimewa
Peluncuran Nama dan Logo KB Bukopin - Istimewa

Bisnis.com, Jakarta - PT Bank KB Bukopin Tbk. (BBKP) mengincar pertumbuhan dana pihak ketiga (DPK) hingga 20 persen pada tahun ini dengan pendekatan ke berbagai sumber dana potensial, termasuk komunitas perusahaan Korea.

Direktur Utama KB Bukopin Rivan A Purwantono menjelaskan dengan adanya wajah baru dari Bukopin, maka ada target-target tertentu yang akan dicapai tahun ini.

"DPK targetnya tumbuh 20%, sementara untuk kredit tumbuh 6%-7%. Kami pun akan menyasar pada komunitas baru, dari K-Link yang ada," katanya, Rabu (10/3/2021). 

Lebih lanjut, dia mengatakan KB Bukopin memiliki peluang untuk masuk dan melayani sekitar transaksi perbankan bagi 190 perusahaan Korea baik yang ada di Indonesia maupun di luar negeri.

Pada kesempatan yang sama, Chief Strategic Officer Bank KB Bukopin Ji Kyu Jang menjelaskan arah bisnis KB Bukopin ke depan akan difokuskan ke arah digital. KB Kookmin telah menginvestasikan lebih dari US$1 miliar di Korea untuk pengembangan digital banking.

Bank KB Bukopin pun menargetkan bisa menjadi top 10 bank di Indonesia dan menjadi pemain digital utama bagi bisnis ritel dan UMKM.

"Kookmin Bank Financial Group adalah Salah satu Top 10 Asian Leading Financial, kami berkolaborasi dan ingin 5 tahun mendatang KB Bukopin masuk ke dalam Top 10 bank ternama di Indonesia di mana goals kami mencapai 10 persen ROE dan juga fokus pada SME dan retail," ujarnya.

Saat ini KB Bukopin sudah melakukan proses transformasi yang meliputi 6 aspek utama meliputi Good Bank (mendirikan Grup Korean-link baru untuk memanfaatkan jaringan KB di Indonesia), Bad Bank (mendirikan Grup untuk mengelola Aset tidak berkualitas), Proses Kredit, Standar Akuntansi Internasional, Manajemen SDM, dan Rebranding identitas Perseroran.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

perbankan dana pihak ketiga bank bukopin
Editor : Ropesta Sitorus

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top