Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Nasabah Ngaku Rugi, Prudential: Proses Hukum sedang Berlangsung

Sebelumnya dikabarkan terdapat nasabah Prudential yang mengeluh karena investasinya menguap setelah masuk dalam produk unit link.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 03 April 2021  |  06:29 WIB
Logo Prudential - Istimewa
Logo Prudential - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA - Perusahaan asuransi PT Prudential Indonesia menyatakan bahwa saat ini proses hukum sedang berlangsung terkait dengan keluhan nasabahnya.

Sebelumnya dikabarkan bahwa terdapat nasabah Prudential yang mengeluh karena investasi mereka menguap setelah masuk dalam produk unit link atau produk yang menggabungkan asuransi dan investasi.

Dilansir Tempo.co pada Jumat (2/4/2021), Chief Marketing & Communications Officer Prudential Indonesia Luskito Hambali memberikan respons perseroan melalui keterangan tertulis.

"Terkait dengan keluhan salah satu nasabah serta laporannya kepada pihak kepolisian yang ditayangkan dalam bentuk video di salah satu media online, perlu kami sampaikan bahwa proses hukum sedang berlangsung dan ditangani oleh pihak yang berwajib," katanya.

Luskito menyatakan Prudential Indonesia menghargai sepenuhnya proses investigasi yang sedang berjalan dan berkomitmen untuk selalu kooperatif terhadap proses tersebut, sesuai dengan peraturan dan prosedur hukum yang berlaku.

Dia melanjutkan, sebagai perusahaan asuransi jiwa yang telah hadir selama 25 tahun di Indonesia, Prudential Indonesia selalu berkomitmen untuk menjalankan bisnis dengan penuh integritas sesuai dengan tata kelola perusahaan, dan patuh terhadap peraturan yang berlaku.

"Prudential Indonesia berkomitmen untuk selalu mendengarkan nasabah, serta berusaha untuk menyelesaikan keluhan-keluhan yang disampaikan, baik secara lisan maupun melalui tertulis," ujarnya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

unit linked prudential nasabah

Sumber : Tempo.co

Editor : Annisa Sulistyo Rini

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top