Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Bank Mantap Tunda Rilis Obligasi Rp2 Triliun. Begini Penjelasan Manajemen

Penerbitan ini merupakan bagian dari penawaran umum berkelanjutan I dengan target dana yang akan dihimpun sebesar Rp4 triliun.
Azizah Nur Alfi
Azizah Nur Alfi - Bisnis.com 05 April 2021  |  09:10 WIB
Kantor Bank Mantap - bankmantap.co.id
Kantor Bank Mantap - bankmantap.co.id

Bisnis.com, JAKARTA - PT Bank Mandiri Taspen (Bank Mantap) mengumumkan penundaan penditribusian obligasi berkelanjutan I tahap II tahun 2021 dengan jumlah pokok senilai Rp2 triliun.

Penerbitan ini merupakan bagian dari penawaran umum berkelanjutan I dengan target dana yang akan dihimpun sebesar Rp4 triliun. Adapun, tahap pertama telah terealisasi sebesar Rp1 triliun pada 2019.

Berdasarkan pengumuman yang dipublikasikan PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) pada 18 Maret 2021, Bank Mantap telah menyampaikan surat perihal perubahan jadwal penerbitan obligasi berkelanjutan I Bank Mandiri Taspen tahap II tahun 2021.

"Bersama ini kami sampaikan bahwa pelaksanaan pendistribusian obligasi berkelanjutan I Bank Mandiri Taspen tahap II tahun 2021 yang semula akan dilaksanakan pada tanggal 19 Maret 2021 ditunda sampai dengan pemberitahuan lebih lanjut," tulis KSEI dalam pengumumannya.

Diketahui, obligasi berkelanjutan I tahap II tahun 2021 ditawarkan dalam dua seri. Pertama, seri A memiliki jumlah pokok sebesar Rp800 miliar dengan tingkat bunga tetap 6,50 persen per tahun dan tenor 3 tahun. Kedua, seri B memiliki jumlah pokok senilai Rp1,2 triliun dengan tingkat bunga tetap 7,25 persen dan tenor 5 tahun.

Senior Executive Vice President Finance Retail & Digital Banking Bank Mantap Fajar Ari Setiawan menjelaskan Bank Mantap berencana menerbitkan Obligasi PUB I Tahap 2 tahun 2021 sebesar Rp2 triliun dengan tenor 3 dan 5 tahun.

Pada timeline awal direncanakan pembayaran oleh calon investor akan dilakukan pada tanggal 18 Maret 2021 dan pendistribusian elektronik ke KSEI pada tanggal 19 Maret 2021.

Namun, sehubungan dengan adanya tambahan dokumen yang harus dipenuhi untuk mendapatkan izin penerbitan dari OJK, maka rencana tersebut diundur dari jadwal semula.

"Atas permintaan tambahan dokumen tersebut sudah kami sampaikan dan tengah dilakukan review oleh OJK Pengawasan Bank," jelasnya pada pekan lalu.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Obligasi pendanaan Bank Mantap
Editor : Annisa Sulistyo Rini

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top