Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Perkuat Permodalan, Bank BJB Siapkan Dua Aksi Korporasi

Direktur Utama Bank BJB Yuddy Renaldi mengatakan rasio kecukupan modal atau Capital Adequacy Ratio perseroan sebesar 17,1% pada kuartal I/2021. Untuk menjaga rasio permodalan tetap pada rasio yang memadai, Bank BJB menyiapkan aksi penambahan modal.
Azizah Nur Alfi
Azizah Nur Alfi - Bisnis.com 28 April 2021  |  16:14 WIB
Kantor Bank BJB - bankbjb.co.id
Kantor Bank BJB - bankbjb.co.id

Bisnis.com, JAKARTA - PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk. tengah menyiapkan aksi korporasi berupa rights issue dan penerbitan obligasi subordinasi pada tahun ini.

Direktur Utama Bank BJB Yuddy Renaldi mengatakan rasio kecukupan modal atau Capital Adequacy Ratio perseroan sebesar 17,1% pada kuartal I/2021. Untuk menjaga rasio permodalan tetap pada rasio yang memadai, Bank BJB menyiapkan aksi penambahan modal.

Pertama, Bank BJB akan melakukan penambahan modal dengan hak memesan efek terlebih dahulu (PMHMETD) atau rights issue sebanyak 925 juta saham seri B baru dengan nilai nominal Rp250 per saham.

"Langkah ini diperlukan mengingat hal ini menjadi pertama kalinya pemegang saham mayoritas yakni pemda, melakukan setoran modal kepada BUMD melalui PMHMETD ini," katanya dalam konferensi pers paparan kinerja kuartal I/2021, Selasa (27/4/2021).

Kedua, Bank BJB akan melakukan penawaran umum berkelanjutan (PUB) berupa penerbitan obligasi subordinasi sebagai modal pelengkap. Adapun, nilai obligasi yang diterbitkan sebesar Rp1 triliun.

Penerbitan obligasi tersebut ditargetkan dapat efektif pada akhir kuartal II/2021. Yuddy menerangkan dana hasil penerbitan obligasi akan digunakan untuk membantu penguatan modal dan ekspansi pembiayaan kredit.

"PUB obligasi subordinasi Rp1 triliun memang sedang dilaksanakan oleh Pak Rio dan timnya. Paling lambat sebelum akhir kuartal II, dananya sudah bisa direalisasikan. Dananya digunakan untuk membantu penguatan modal dan ekspansi pembiayaan kredit ke depannya. Jadi sudah jelas penggunaanya untuk rencana ekspansi, bukan untuk capex," imbuhnya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

perbankan right issue bank bjb
Editor : Ropesta Sitorus

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top