Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Optimalkan Digitalisasi, Ini Capaian Kinerja Allianz Utama pada 2020

Pandemi dinilai membuat dunia berubah dengan sangat dinamis sehingga sektor bisnis harus beradaptasi dengan new normal.
Wibi Pangestu Pratama
Wibi Pangestu Pratama - Bisnis.com 30 Mei 2021  |  16:46 WIB
Nasabah beraktivitas di depan logo Allianz di Jakarta, Senin (1/2/2021). Bisnis - Abdurachman
Nasabah beraktivitas di depan logo Allianz di Jakarta, Senin (1/2/2021). Bisnis - Abdurachman

Bisnis.com, JAKARTA — PT Asuransi Allianz Utama Indonesia menilai bahwa digitalisasi menjadi salah satu faktor yang membuat perseroan mampu membukukan premi Rp1,18 triliun sepanjang 2020.

Presiden Direktur Allianz Utama Indonesia Peter van Zyl menjabarkan bahwa pada 2020, pihaknya mampu membukukan pendapatan premi bruto (gross written premium) sebesar Rp1,18 triliun. Adapun, total aset tercatat sebesar Rp2,45 triliun.

Dari sisi lini bisnis, asuransi properti memberikan kontribusi sebesar Rp355 miliar dan asuransi tanggung gugat pihak ketiga (liability) sebesar Rp201 miliar. Dari sisi jalur distribusi, kerja sama bancassurance menyumbangkan premi Rp23 miliar atau tumbuh 37,5 persen (year-on-year/yoy).

Peter menjelaskan bahwa sebagai komitmen untuk memberikan perlindungan kepada nasabah, Allianz Utama membayarkan klaim sebesar Rp460 miliar sepanjang tahun 2020. Perseroan pun mencatatkan rasio kecukupan modal (risk-based capital/RBC) sebesar 346 persen.

“Kinerja tersebut dicapai karena seluruh karyawan telah berkontribusi secara maksimal. Kami telah membangun ekosistem digital yang kokoh dan gesit yang dapat mendukung penuh operasional dan layanan terhadap mitra bisnis dan Nasabah kami selama pandemi," ujar Peter dalam keterangan resmi yang diperoleh Bisnis pada Minggu (30/5/2021).

Menurutnya, digitalisasi membantu perseroan dalam mengoptimalkan pemasaran dan pelayanan. Pengembangan fitur klaim secara digital dinilai meningkatkan kepuasan nasabah, terutama dalam kondisi pandemi Covid-19.

Pandemi dinilai membuat dunia berubah dengan sangat dinamis sehingga sektor bisnis harus beradaptasi dengan new normal. Pandemi pun telah memengaruhi banyak sektor dan menciptakan ketidakpastian massal dan pasar yang bergejolak.

“Selain membangun ekosistem digital, kami juga fokus untuk mengembangkan potensi karyawan untuk membangun tim terbaik, dan mendorong kinerja yang lebih baik di tahun-tahun mendatang,” ujar Chief Financial Officer Allianz Utama Sunadi.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

allianz
Editor : Andhika Anggoro Wening

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top