Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Minat Investasi Terus Tumbuh, Dana Kelolaan BCA dan CIMB Niaga Naik Signifikan

Executive Vice President Secretariat & Corporate Communication BCA Hera F. Haryn menyampaikan perseroan terus mengoptimalkan aplikasi Welma untuk pengembangan produk dana kelolaan.
Kantor Cabang CIMB Niaga.
Kantor Cabang CIMB Niaga.

Bisnis.com, JAKARTA - Kelompok perbankan swasta menunjukkan kenaikan kinerja dana kelolaan yang signifikan tahun ini. Hal ini seiring dengan kemudahan nasabah melakukan akses melalui mobile banking sekaligus kemampuan pengelolaan dana yang baik.

Executive Vice President Secretariat & Corporate Communication BCA Hera F. Haryn menyampaikan perseroan terus mengoptimalkan aplikasi Welma untuk pengembangan produk dana kelolaan.

Welma yang merupakan aplikasi investasi dan asuransi dapat membantu nasabah berinvestasi kapan pun dan di mana pun, mempermudah nasabah bertransaksi secara online untuk membuat SID online, membeli obligasi perdana & sekunder, dan membeli reksa dana.

Dia menyampaikan di tengah situasi pandemi yang terjadi sampai saat ini. Kinerja wealth management BCA hingga April 2021 tumbuh positif dengan minat dan antusiasme investasi dari para nasabah yang meningkat.

"Pertumbuhan asset under management (AUM) produk reksa dana, obligasi, bancassurance yang mencapai 47% secara tahunan. Transaksi investasi melalui aplikasi Welma BCA menunjukkan tren yang positif. Per Mei 2021, kami mencatatkan nasabah yang telah men-download aplikasi Welma sebanyak 174.164 pengunduh secara year to date," paparnya, Senin (28/6/2021).

Dia menyampaikan BCA tidak menetapkan target secara spesifik untuk bisnis wealth management.

"Namun, kami berkomitmen untuk terus mendukung pemerintah dalam mewujudkan iklim investasi yang positif di Tanah Air sehingga pada akhirnya dapat turut berkontribusi dalam pertumbuhan ekonomi di Indonesia," katanya.

Sementara itu, Direktur Consumer Banking CIMB Niaga Lani Darmawan mengatakan menyampaikan dana masyarakat masih tumbuh cukup baik pada tahun ini.

Perseroan pun fokus pada penghimpunan dana murah, sehingga trennya terus naik di kisaran 6% hingga 7% dan akan dipertahankan hingga akhir tahun.

Dia menyampaikan Asset Under Management (AUM) pun menunjukkan pertumbuhan yang baik, khususnya dari konversi dana mahal deposito. "Untuk instruments produk investasi lainnya, seperti reksa dana, bonds, bank assurance, itu tumbuh baik di atas 35% sepanjang tahun ini," sebutnya.

Dia menyampaikan perseroan menggunakan strategi crossselling terhadap existing nasabah. Tim relationship management juga dibekali dengan pengetahuan ter-update.

"Akses nasabah juga semakin mudah dengan lewat OctoMobile dan OctoClicks, di mana penggunaannya sudah lumayan bagus karena lebih praktis," imbuhnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : M. Richard
Editor : Ropesta Sitorus
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper