Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Fokus di Sektor Pendidikan, Kinerja Pintek Tumbuh 4 Kali Lipat Semester I/2021

Tahun ini, Pintek menargetkan penyaluran hingga Rp700 miliar dengan kesiapan dana yang optimal guna memenuhi permintaan dari UKM/Vendor pendidikan.
Aziz Rahardyan
Aziz Rahardyan - Bisnis.com 26 Juli 2021  |  21:34 WIB
Financial Technology (Fintech) - channelasia
Financial Technology (Fintech) - channelasia

Bisnis.com, JAKARTA - Platform teknologi finansial peer-to-peer (P2P) lending PT Pinduit Teknologi Indonesia atau Pintek mencatatkan pertumbuhan penyaluran pinjaman hingga 4 kali lipat pada paruh 2021.

Fintech yang mengkhususkan diri mengakomodasi UMKM sektor pendidikan ini masih memfokuskan pendanaan bagi UKM/Vendor sektor pendidikan dengan menyediakan pinjaman modal usaha untuk pemenuhan pengadaan sarana dan prasarana bagi sekolah-sekolah di Indonesia.

"Ini tak lepas dari tingginya kebutuhan rekan-rekan UKM/Vendor karena masih minimnya sumber alternatif pendanaan bagi keberlangsungan bisnis mereka. Untuk itu, kami berusaha hadir sebagai fintech pendanaan yang memberikan layanan solutif, relevan, serta dapat diakses oleh seluruh UKM/Vendor pendidikan di Indonesia," ujar Tommy Yuwono, Co-Founder dan Direktur Utama Pintek, Senin (26/7/2021).

Pasalnya, berdasarkan riset analitik Pintek di bulan Juli 2021, lebih dari 80 UKM/Vendor pendidikan, mayoritas masih mengandalkan pendanaan pribadi untuk modal dan operasional perusahaannya.

Padahal, sebesar 90 persen dari mereka membutuhkan arus kas di kisaran Rp200 juta untuk operasional mereka, khususnya pada penyedia buku dan alat penunjang pembelajaran. Adapun, 57 persen di antaranya mengalami kesulitan pendanaan setidaknya hingga dua kali dalam dua tahun terakhir.

"Dari riset Pintek, kami juga menemukan bahwa UKM/Vendor masih belum familiar dengan pendanaan oleh fintech. Hal Ini tentu menjadi tantangan bagi kami untuk bisa mengedukasi khalayak secara lebih masif dan menyeluruh," tambahnya.

Vendor/UKM tidak perlu khawatir karena Pintek sudah mengantongi izin dan seluruh layanan serta kegiatan operasional di bawah pengawasan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Terkini, dalam laman resmi Pintek, penyaluran pinjaman sepanjang 2021 mencapai Rp56,8 miliar, dari Rp153,97 miliar sepanjang berdiri kepada 2.863 borrower aktif.

Tahun ini, Pintek menargetkan penyaluran hingga Rp700 miliar dengan kesiapan dana yang optimal guna memenuhi permintaan dari UKM/Vendor pendidikan.

Sejak tahun 2019, Pintek sudah menyalurkan pendanaan ke lebih dari 3.000 siswa dan lebih dari 100 institusi pendidikan baik sekolah, perguruan tinggi, hingga UKM/Vendor pendidikan. Penyaluran ini mendukung komitmen Pintek untuk menjadi solusi pendanaan bagi seluruh sektor guna mendukung pertumbuhan pendidikan Indonesia.

"Dengan demikian, besar harapan kami untuk dapat memperkokoh layanan dalam menyediakan pendanaan alternatif sebagai solusi pengadaan sarana dan prasarana pendidikan," tutup Tommy.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pembiayaan kredit fintech
Editor : Ropesta Sitorus

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top