Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Penetrasi Perbankan Syariah, Bank Syariah Indonesia (BRIS) Gandeng BPD

Bank Syariah Indonesia menandatangani nota kesepahaman bisnis dan transfer knowledge dengan BPD Riau Kepri dan Bank DKI Unit Usaha Syariah.
Rika Anggraeni
Rika Anggraeni - Bisnis.com 19 Oktober 2021  |  12:24 WIB
Nasabah Bank Syariah Indonesia memeriksa buku tabungan seusai membuka rekening di KC Jakarta Hasanudin, Jakarta, Selasa (2/2/2021). Bisnis - Arief Hermawan P
Nasabah Bank Syariah Indonesia memeriksa buku tabungan seusai membuka rekening di KC Jakarta Hasanudin, Jakarta, Selasa (2/2/2021). Bisnis - Arief Hermawan P

Bisnis.com, JAKARTA – PT Bank Syariah Indonesia Tbk. atau BSI (BRIS) memperluas penetrasi perbankan syariah di daerah dengan menandatangani nota kesepahaman bisnis dan transfer knowledge dengan menggandeng dua Bank Pembangunan Daerah (BPD). Mereka adalah BPD Riau Kepri dan Bank DKI Unit Usaha Syariah.

Adapun lingkup nota kesepahaman bisnis ini mencakup treasury, international, commercial/trade finance, remittance, custodian, joint financing atau sindikasi, dana pensiun, bank note, Hasanah Card, dan pembukaan rekening nostro atau vostro.

Sementara kerja sama dalam bentuk transfer knowledge terkait teknologi informasi, pengetahuan produk perbankan, dan operasional yang berhubungan dengan perbankan syariah.

Direktur Finance and Strategy Bank Syariah Indonesia Ade Cahyo Nugroho menyampaikan, BSI selalu siap bersinergi dan bermitra dengan BPD Syariah dan Unit Usaha Syariah dalam mengembangkan produk dan meningkatkan layanan.

“Kolaborasi dengan berbagai pihak khususnya BPD, menjadi keharusan agar penetrasi perbankan syariah semakin luas. Mengingat literasi perbankan dan keuangan syariah yang masih kecil dan harus terus ditingkatkan,” kata Ade dalam laman resmi, Jumat (15/10/2021).

Ade mengungkapkan, BSI akan terus mengadakan kolaborasi dengan BPD lain agar perseroan bisa memberikan manfaat yang lebih luas ke seluruh daerah di Indonesia.

"Tanpa kolaborasi, BSI tidak bisa masuk dalam 10 besar bank di Indonesia. Oleh karena itu, kolaborasi adalah pilihan yang tepat," jelasnya.

Di sisi lain, Direktur Utama BPD Riau Kepri Andi Buchari berharap dapat ikut serta secara aktif dalam memperluas pembangunan ekonomi syariah di Indonesia.

Ke depan, pihaknya berharap ada kerja sama di bidang lain dengan BSI untuk terus melayani masyarakat dengan layanan perbankan dan keuangan syariah yang lebih beragam khususnya di Riau dan Kepri.

Andi juga menyampaikan kerja sama ini seiring dengan langkah BPD Riau Kepri yang saat ini sedang dalam proses konversi menuju bank syariah.

“Mohon doanya saat ini BPD Riau Kepri sedang berkonversi jadi bank syariah, semoga ini cepat tuntas. Sebab dengan konversi kita bisa lebih besar melakukan kerja sama dan sinergi untuk membangun perbankan syariah Tanah Air,” pungkasnya.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bpd Bank Syariah Indonesia
Editor : Azizah Nur Alfi

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper
To top