Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

BI: Aliran Modal Asing Sebesar Rp780 Miliar Minggat dari RI

Aliran modal asing yang keluar dari pasar Surat Berharga Negara (SBN) sebesar Rp4,32 triliun, dan yang masuk ke pasar saham sebesar Rp3,54 triliun.
Dany Saputra
Dany Saputra - Bisnis.com 29 Oktober 2021  |  22:23 WIB
Karyawan keluar dari pintu salah satu gedung Bank Indonesia di Jakarta, Senin, (20/1/2020).   - Bisnis/Abdullah Azzam
Karyawan keluar dari pintu salah satu gedung Bank Indonesia di Jakarta, Senin, (20/1/2020). - Bisnis/Abdullah Azzam

Bisnis.com, JAKARTA — Bank Indonesia (BI) mencatat aliran modal asing yang keluar dari pasar keuangan domestik pada minggu keempat Oktober 2021 adalah sebesar Rp780 miliar.

"Berdasarkan data transaksi 25-28 Oktober 2021, nonresiden di pasar keuangan domestik jual neto Rp0,78 triliun," tulis Kepala Grup Departemen Komunikasi BI Muhamad Nur dalam siaran resmi, Jumat (29/10/2021).

Dari jumlah tersebut, aliran modal asing yang keluar dari pasar Surat Berharga Negara (SBN) sebesar Rp4,32 triliun, dan yang masuk ke pasar saham sebesar Rp3,54 triliun.

Secara tahun berjalan atau sepanjang 2021, aliran modal asing yang masuk ke pasar keuangan domestik adalah Rp8,91 triliun (year-to-date/ytd).

Sejalan dengan hal tersebut, BI turut melaporkan perkembangan nilai tukar rupiah 25-29 Oktober 2021. Rupiah dibuka menguat pada level (bid) Rp14.150 per dolar Amerika Serikat (AS), Jumat (29/10/2021), dari posisi sebelumnya yaitu Rp14.170 per dolar AS pada hari sebelumnya.

Selain itu, BI mencatat premi Credit Default Swap (CDS) Indonesia lima tahun turun ke level 79,28 bps per 28 Oktober 2021, dari posisi 81,87 bps per 22 Oktober 2021.

Muhamad menuliskan bahwa BI akan terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah dan otoritas terkait untuk memonitor secara cermat dinamika penyebaran Covid-19 dan dampaknya terhadap perekonomian Indonesia dari waktu ke waktu.

"Serta langkah-langkah koordinasi kebijakan lanjutan yang perlu ditempuh untuk menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan, serta menopang pertumbuhan ekonomi Indonesia tetap baik dan berdaya tahan," pungkasnya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

modal asing moneter
Editor : Muhammad Khadafi

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top