Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pefindo Tegaskan Peringkat idAA untuk Surat Utang Segera Jatuh Tempo PNM

Efek utang dengan peringkat idAA memiliki sedikit perbedaan dengan peringkat tertinggi yang diberikan dan memiliki kemampuan yang sangat kuat untuk memenuhi komitmen keuangan jangka panjangnya.
Denis Riantiza Meilanova
Denis Riantiza Meilanova - Bisnis.com 31 Desember 2021  |  18:10 WIB
Kantor PNM - pnm.co.id
Kantor PNM - pnm.co.id

Bisnis.com, JAKARTA -- PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) menegaskan peringkat idAA(sy) untuk PT Permodalan Nasional Madani (PNM) Sukuk Mudharabah II Tahun 2018 Seri A sebesar Rp60 miliar dan Seri B sebesar Rp240 miliar. Keduanya akan jatuh tempo pada 26 Februari 2022.

Selain itu, Pefindo juga menegaskan peringkat idAA untuk PNM Obligasi Berkelanjutan III Tahap V Tahun 2019 Seri A sebesar Rp168 miliar yang akan jatuh tempo pada 27 Maret 2022.

"Kesiapan perusahaan dalam melunasi surat utang yang akan jatuh tempo tersebut didukung oleh posisi kas dan setara kas sebesar Rp4,2 triliun, rata-rata penerimaan angsuran per bulan sebesar Rp3 triliun dan kelonggaran tarik perbankan dengan total Rp2,5 triliun di akhir September 2021," ujar Analis Pefindo, Handhayu Kusumowinahyu dan Danan Dito melalui siaran pers, dikutip Jumat (31/12/2021).

Efek utang dengan peringkat idAA memiliki sedikit perbedaan dengan peringkat tertinggi yang diberikan dan memiliki kemampuan yang sangat kuat untuk memenuhi komitmen keuangan jangka panjangnya dibandingkan terhadap obligor Indonesia lainnya.

PNM adalah institusi jasa keuangan yang memiliki fokus untuk menyediakan pembiayaan dan bantuan teknis untuk sektor mikro, kecil, menengah (UMKM), dan juga koperasi.

Pada September 2021, PNM memiliki 62 kantor cabang, 628 unit ULaMM, 2.985 kantor Mekaar yang berfokus pada pembiayaan ultra mikro di seluruh Indonesia, menyediakan produk dan layanannya kepada lebih dari 10,6 juta klien aktif.

Adapun, PNM dimiliki 99,99 persen oleh Bank BRI dan 0,01 persen oleh Pemerintah Indonesia yang berupa saham seri A dengan hak khusus untuk mengontrol keputusan strategis PNM.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Obligasi BUMN pefindo pnm
Editor : Annisa Sulistyo Rini

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top