Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Bank Jatim (BJTM) Raih Laba Rp1,52 Triliun pada 2021. Ini Pendorongnya

Bank Jatim (BJTM) membukukan laba bersih sebesar Rp1,52 triliun pada 2021, atau tumbuh 2,29 persen dibandingkan dengan tahun sebelumnya.
Bank Jatim/bankjatim.co.id
Bank Jatim/bankjatim.co.id

Bisnis.com, SURABAYA - PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk. (BJTM) mencatatkan kinerja positif sepanjang 2021, tercermin dari pertumbuhan laba dan aset.

Pada 2021, Bank Jatim mencatatkan kinerja aset mencapai Rp100,72 triliun atau naik 20,45 persen secara tahunan (yoy). Adapun, laba bersih tercatat mencapai Rp1,52 triliun atau tumbuh 2,29 persen secara yoy.

Pencapaian kinerja itu didukung oleh sejumlah variabel seperti penghimpunan dana pihak ketiga (DPK) mencapai Rp83,2 triliun naik 21,52 persen secara yoy, dan penyaluran kredit mencapai Rp42,75 triliun atau naik 3,06 persen yoy.

Sejalan dengan itu, komposisi rasio keuangan Bank Jatim pada 2021 seperti Return on Equity (ROE) tercatat sebesar 17,26 persen, Net Interest Margin (NIM) 5,11 persen, dan Return on Asset (ROA) 2,05 persen.

Direktur Utama Bank Jatim Busrul Iman menjelaskan di tengah kondisi pandemi, penyaluran kredit Bank Jatim mampu tumbuh dengan baik terutama kredit untuk sektor UMKM yang terealisasi Rp7,55 triliun atau tumbuh 11,07 persen yoy, sedangkan kredit komersial mencapai Rp10,46 triliun atau tumbuh 1,28 persen yoy dan kredit sektor konsumsi mencapai Rp24,74 triliun naik 1,58 persen yoy.

“Dari kinerja tersebut, tampak bahwa pertumbuhan kredit UMKM sangat tinggi dibandingkan kredit komersial dan konsumsi. Ini menunjukkan bahwa sektor UMKM memiliki peran penting bagi perbankan dan bagi perekonomian Jatim itu sendiri,” ujarnya.

Direktur Manajemen Risiko Bank Jatim, Rizyana Mirda mengatakan dalam penyaluran kredit UMKM terdapat beberapa skim seperti produk Jatim Ritel, Bankit KKPA (kredit kepada Koperasi untuk anggotanya), Jatim Mikro, hingga Kredit Usaha Rakyat (KUR).

“Untuk KUR pada tahun lalu dianggarakan Rp1 triliun tetapi baru terserap Rp577 miliar. Penyerapan belum optimal karena saat itu pencairannya baru di pertengahan 2021. Namun untuk tahun ini KUR dianggarkan Rp2 triliun,” imbuhnya.

Rizyana menambahkan, selama pandemi Bank Jatim sendiri juga berpartisipasi dalam mendukung program restrukturisasi kredit untuk menjaga kualitas kredit perseroan. Sampai Desember 2021, Bank Jatim sudah merestrukturisasi kredit sebesar Rp3,19 triliun atau 7,46 persen dari total penyaluran kredit.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Penulis : Peni Widarti
Editor : Azizah Nur Alfi
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper