Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Awal Tahun, Nasabah Wealth Management BRI (BBRI) Tumbuh 21 Persen

Seiring dengan pertumbuhan jumlah nasabah, dana kelolaan atau asset under management BRI juga ikut naik 12 persen yoy. Adapun, total penjualan Surat Berharga Negara (SBN) pada 2021 mencapai Rp10,91 triliun, tumbuh 21 persen yoy dan jumlah investor naik 31 persen yoy.
Dionisio Damara
Dionisio Damara - Bisnis.com 06 Maret 2022  |  15:39 WIB
Awal Tahun, Nasabah Wealth Management BRI (BBRI) Tumbuh 21 Persen
Pengunjung melintasi logo Bank BRI di sebuah pusat perbelanjaan di Jakarta, Senin (13/4). - Bisnis.com

Bisnis.com, JAKARTA — PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) mencatatkan pertumbuhan jumlah nasabah kelolaan wealth management lebih dari 21 persen secara tahunan (year on year/yoy) sepanjang Januari 2022.

Seiring dengan pertumbuhan jumlah nasabah, dana kelolaan atau asset under management BRI juga ikut naik 12 persen yoy. Adapun, total penjualan Surat Berharga Negara (SBN) pada 2021 mencapai Rp10,91 triliun, tumbuh 21 persen yoy dan jumlah investor naik 31 persen yoy.

Direktur Bisnis Konsumer BRI, Handayani, mengatakan bahwa emiten bank dengan sandi BBRI ini mencatatkan pertumbuhan yang lebih tinggi, baik dari sisi volume maupun jumlah nasabah secara nasional.

“Perseroan terus mengakselerasi kinerja bisnis Wealth Management BRI. Strategi yang dilakukan dengan memperkuat edukasi terkait pentingnya pengelolaan keuangan kepada seluruh lapisan masyarakat,” tuturnya dalam keterangan tertulis, dikutip pada Minggu (6/3/2022).

Selain itu, BRI juga melakukan pendampingan oleh Financial Advisor BRI yang berpengalaman. BRI mengklaim instrumen produk perusahaan memiliki risiko yang relatif aman, serta investasi dan proteksi bekerja sama dengan manajer investasi, asuradur maupun sekuritas terpercaya.

Handayani menambahkan perseroan memiliki visi untuk menjadi pilihan utama nasabah dalam mempercayakan seluruh transaksi perbankan. Peran ini sebagai finansial supermarket dalam menjawab berbagai kebutuhan investasi dan proteksi nasabah.

Seluruh layanan keuangan, lanjutnya, juga mendukung aspek integrated and one stop financial solution guna mendukung kebutuhan nasabah individu maupun bisnis. Hal tersebut dilakukan melalui berbagai instrumen, seperti obligasi pemerintah, obligasi korporasi, reksadana, sekuritas, bancassurance maupun pengelolaan dana pensiun.

Menurut Handayani, perseroan optimistis bisnis wealth management mempunyai prospek yang baik dan akan terus tumbuh di masa mendatang. Dia juga meyakini kesadaran nasabah untuk memproteksi diri, keluarga, serta aset mereka akan tumbuh secara berkelanjutan. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

perbankan bri wealth management bbri
Editor : Muhammad Khadafi

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top