Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kredit BRI Tembus Rp1.075 Triliun pada Kuartal I/2022, Ditopang 'Wong Cilik'

BRI kredit secara grup sebesar Rp1.075,93 triliun atau tumbuh 7,43 persen secara tahunan (year-on-year/yoy) hingga akhir Maret 2022.
Rika Anggraeni
Rika Anggraeni - Bisnis.com 25 April 2022  |  16:24 WIB
Karyawati PT Bank Rakyat Indonesia Tbk memperlihatkan aplikasi BRI Credit Card Mobile saat diluncurkan di Jakarta, Selasa (18/6/2019). - Bisnis/Dedi Gunawan
Karyawati PT Bank Rakyat Indonesia Tbk memperlihatkan aplikasi BRI Credit Card Mobile saat diluncurkan di Jakarta, Selasa (18/6/2019). - Bisnis/Dedi Gunawan

Bisnis.com, JAKARTA – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) menyalurkan kredit secara grup sebesar Rp1.075,93 triliun atau tumbuh 7,43 persen secara tahunan (year-on-year/yoy) hingga akhir Maret 2022. Penyaluran kredit ditopang oleh segmen mikro atau usaha 'wong cilik'.

Direktur Utama BRI Sunarso menyatakan angka tersebut lebih tinggi dibandingkan dengan penyaluran kredit di industri perbankan nasional, yang hanya sebesar 6,65 persen.

Dia menjelaskan, penyaluran kredit kepada seluruh segmen UMKM tercatat tumbuh positif dengan penopang utama, yakni di segmen mikro tumbuh 13,55 persen, segmen konsumer tumbuh 4,56 persen, serta segmen kecil dan menengah tumbuh 3,96 persen.

Adapun, untuk segmen kredit mikro sebesar Rp506,74 triliun, kredit kecil dan menengah sebesar Rp243,69 triliun, kredit korporasi Rp172,64 triliun, dan kredit konsumer sebesar Rp152,86 triliun.

Secara umum, portofolio kredit UMKM BRI tumbuh sebesar 9,24 persen yoy, dari sebelumnya Rp826,85 triliun di akhir Maret 2021 menjadi Rp903,29 triliun di akhir Maret 2022.

Sunarso mengungkapkan, hal ini menjadikan proporsi kredit UMKM dibandingkan dengan total kredit BRI terus naik menjadi 83,95 persen.

“Porsi kredit BRI Group kepada UMKM mencapai 83,95 persen,” ujar Sunarso dalam Paparan Kinerja Keuangan Triwulan I/2022, Senin (25/4/2022).

Sunarso melanjutkan bahwa kredit UMKM BRI yang tumbuh mendekati double digit merupakan sinyal kuat bahwa saat ini pelaku UMKM sudah mulai bangkit dan beraktivitas secara normal.

“Terkait dengan hal itu, BRI menilai kebijakan Bank Indonesia untuk menahan suku bunga BI 7-Day Reverse Repo Rate di 3,5 persen sangat tepat sebagai upaya untuk melanjutkan momentum pertumbuhan ekonomi serta menjaga inflasi dan stabilitas nilai tukar rupiah,” tuturnya.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kredit bri umkm
Editor : Hadijah Alaydrus

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper
To top