Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Jelang Paparan Kinerja, Saham Bank Jago (ARTO) Masih Dalam Tren Bearish

Adapun selama April 2022 saja, saham Bank Jago terkoreksi 17,69 persen. Pada 27 April 2022, saham Bank Jago dibuka pada level Rp 12.225 per saham. 
Leo Dwi Jatmiko
Leo Dwi Jatmiko - Bisnis.com 27 April 2022  |  17:34 WIB
Nasabah berada di kantor cabang Bank Jago, Jakarta, Rabu (22/12/2021). Bisnis - Abdurachman
Nasabah berada di kantor cabang Bank Jago, Jakarta, Rabu (22/12/2021). Bisnis - Abdurachman

Bisnis.com, JAKARTA — Saham PT Bank Jago Tbk. (ARTO) mengalami tren bearish pada April 2022. Tercatat hingga Rabu (27/4/2022) pukul 15.00 WIB, saham Bank Jago telah terkoreksi 32,18 persen sejak awal 2022 atau year to date/ytd. 

Adapun selama April 2022 saja, saham Bank Jago terkoreksi 17,69 persen. Pada 27 April 2022, saham Bank Jago dibuka pada level Rp 12.225 per saham. 

Adapun hingga pukul 15.00 WIB pergerakan saham Bank Jago berada pada level 11.850 per saham. Bank Jago memiliki kapitalisasi pasar senilai Rp161,53 triliun.

Kinerja saham Bank Jago yang mengalami tren penurunan berbanding terbalik dengan kinerja keuangan perusahaan yang mencatatkan pertumbuhan pada Februari 2022. 

Diketahui pada Februari 2022, Bank Jago memiliki aset sebesar Rp12,73 triliun, 456,75 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu yang senilai Rp2,28 triliun. Bank Jago juga telah menyalurkan pembiayaan sebesar Rp3,47 triliun, tumbuh 217,53 persen dibandingkan dengan Februari 2021 yang senilai Rp1,09 triliun. 

Dari sisi dana pihak ketiga yang terkumpul, pada 2 bulan pertama 2022 tercatat sebesar Rp4,01 triliun, naik 329,33 persen dari Rp934 miliar. 

Bank Jago membukukan pendapatan bunga bersih sebesar Rp205 miliar, tumbuh 876,19 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu yang senilai Rp21 miliar. 

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

saham perbankan bank jago
Editor : Muhammad Khadafi

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top