Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Askrindo Realisasikan Penjaminan KUR Senilai Rp62,6 Triliun hingga Mei 2022

Realisasi tersebut telah mencapai 33,5 persen dari total target penjaminan KUR Askrindo pada 2022 yang mencapai Rp186,5 triliun.
Denis Riantiza Meilanova
Denis Riantiza Meilanova - Bisnis.com 15 Juni 2022  |  22:31 WIB
Askrindo Realisasikan Penjaminan KUR Senilai Rp62,6 Triliun hingga Mei 2022
Karyawati beraktivitas di kantor PT Asuransi Kredit Indonesia (Askrindo) di Jakarta, Senin (22/1). - JIBI/Dwi Prasetya

Bisnis.com, JAKARTA — PT Asuransi Kredit Indonesia atau Askrindo merealisasikan penjaminan kredit usaha rakyat (KUR) senilai Rp62,6 triliun sepanjang Januari-Mei 2022. Realisasi ini telah mencapai 33,5 persen dari total target penjaminan KUR Askrindo di 2022 yang mencapai Rp186,5 triliun.

Penjaminan KUR senilai Rp62,6 triliun tersebut disalurkan kepada lebih dari 1,3 juta debitur UMKM. Selain itu, Askrindo juga berhasil merealisasikan penjaminan kredit modal kerja (KMK) dalam rangka pemulihan ekonomi nasional (PEN) senilai Rp20,9 triliun sepanjang 2020-2021 dengan jumlah UMKM sebanyak 34.005 debitur.

"Besarnya penyerapan diberbagai sektor menjadi indikasi semakin kuatnya pemulihan daya beli masyarakat serta gerak perekonomian yang semakin membaik," ujar Direktur Operasional Askrindo Erwan Djoko Hermawan melalui siaran pers, Rabu (15/6/2022).

Erwan mengatakan, tahun ini, berbagai strategi telah dipersiapkan Askrindo untuk mendukung target penyaluran KUR nasional. Strateginya, antara lain refreshmen dan sosialisasi kebijakan dan produk KUR kepada mitra bank penyalur KUR agar akseptasi maupun pelayanan klaim dapat dilaksanakan sesuai SLA yang disepakati.

“Dukungan pengembangan sistem operasional penjaminan KUR melalui pemanfaatan teknologi host to host untuk klaim dan subrogasi online,” kata Erwan.

Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan bahwa dari sisi sektoral, ekonomi Indonesia pada kuartal I/2022 didominasi oleh industri pengolahan sebesar 19,19 persen, dan diikuti oleh sektor perdagangan.

“Dalam sektor tersebut, UMKM tentunya turut berkontribusi dalam mendukung pemulihan pertumbuhan perekonomian,” kata Airlangga.

Pemerintah juga terus mengakselerasi berbagai langkah dukungan bagi para pelaku ekonomi agar segera pulih dari dampak pandemi Covid-19 melalui program KUR 2022. Pada tahun ini pemerintah menargetkan penyaluran KUR sebesar Rp373 triliun yang akan disalurkan oleh perbankan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

asuransi kur askrindo
Editor : Muhammad Khadafi

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top