Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

BNI (BBNI) Berikan Fasilitas Kredit Senilai Rp350 Miliar Kepada Sariguna (CLEO)

Emiten industri air minum dalam kemasan atau CLEO menerima dua jenis fasilitas kredit dari BNI (BBNI), yaitu kredit modal kerja sebesar Rp100 miliar dan term loan senilai Rp250 miliar dengan jangka waktu yang berbeda.
Rika Anggraeni
Rika Anggraeni - Bisnis.com 15 Juni 2022  |  15:59 WIB
BNI (BBNI) Berikan Fasilitas Kredit Senilai Rp350 Miliar Kepada Sariguna (CLEO)
Ilustrasi - PTSariguna Primatirta Tbk. (CLEO) menerima fasilitas kredit senilai Rp350 miliar. - Istimewa
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA — PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BBNI) memberikan fasilitas kredit kepada PT Sariguna Primatirta Tbk. (CLEO) dengan total senilai Rp350 miliar. Perjanjian kredit tersebut telah ditandatangani pada 13 Juni 2022.
 
Berdasarkan keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (15/6/2022), emiten industri air minum dalam kemasan itu menerima dua jenis fasilitas kredit, yaitu kredit modal kerja sebesar Rp100 miliar dan term loan senilai Rp250 miliar dengan jangka waktu yang berbeda.
 
Sekretaris Perusahaan CLEO Lukas Setio Wongso Wong menjelaskan jangka waktu untuk kredit modal kerja adalah 12 bulan sejak tanggal penandatangan perjanjian kredit dan 84 bulan untuk fasilitas term loan.
 
Adapun, tujuan CLEO menerima fasilitas kredit dari BNI adalah untuk fasilitas modal kerja usaha industri dan untuk ekspansi usaha, termasuk penambahan capex perusahaan. Untuk itu, Lukas menyampaikan perolehan fasilitas kredit tersebut akan menunjang secara langsung pengembangan usaha perseroan dari waktu ke waktu.
 
Lebih lanjut, Lukas menekankan perolehan fasilitas kredit tersebut tidak melanggar peraturan dan perjanjian-perjanjian dengan pihak ketiga serta tidak berdampak negatif terhadap kondisi keuangan Sariguna Primatirta.
 
Lukas menyatakan untuk jaminan fasilitas yaitu berupa sebagian aset tetap tidak bergerak miliki perusahaan dan pihak berelasi yang dipasang hak tanggungan (hipotik).
 
“[Dan] sebagian aset tetap mesin yang diikat secara fiducia serta aset piutang dan persediaan yang diikat secara fiducia,” sambungnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bni perbankan kredit Sariguna Primatirta
Editor : Muhammad Khadafi
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top