Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Salurkan Rp1,5 Triliun di Semester I-2022, Amartha: Tumbuh 78 Persen

Penyaluran modal Amartha difokuskan untuk wilayah luar pulau Jawa, dengan porsi mencapai lebih dari 65 persen.
Wahyu Arifin
Wahyu Arifin - Bisnis.com 14 Juli 2022  |  00:42 WIB
Salurkan Rp1,5 Triliun di Semester I-2022, Amartha: Tumbuh 78 Persen
Karyawan Amartha sedang memberikan penjelasan mengenai pemodalan kepada mitra pengusaha mikro perempuan. Dok/Amartha
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - PT Amartha Mikro Fintek (Amartha), tekfin pembiayaan pelaku usaha mikro perempuan mencatatkan kinerja positif pada semester satu periode 2022. 

Pada periode satu ini, Amartha telah menyalurkan pendanaan sebesar lebih dari Rp1,5 triliun atau tumbuh 78 persen jika dibandingkan penyaluran pendanaan semester satu periode 2021 yakni sebesar Rp870 miliar. 

Penyaluran sebesar Rp1,5 triliun itu merupakan kontribusi pendana di level institusi seperti perbankan maupun pendana di level ritel individu. 

Selain itu, keberhasilan ini juga karena gencarnya Amartha menggandeng sektor perbankan seperti BPD, BPR maupun bank nasional untuk mengakselerasi penyaluran pendanaan bagi pertumbuhan UMKM di pedesaan. 

Chief Financial Officer Amartha Ramdhan Anggakaradibrata mengatakan institusinya tetap berupaya menjaga performa keuangan sehat dan stabil di sepanjang semester tahun ini kendati situasi global sedang tidak stabil. 

“Pendanaan terbesar yang kami salurkan berasal dari institusi seperti perbankan, yakni mencapai lebih dari 60 persen dan sisanya berasal dari pendanaan individu,” kata Ramdhan, Rabu (13/7/2022). 

Untuk area penyaluran, Ramdhan mengatakan Amartha memfokuskan pembiayaan untuk wilayah luar pulau Jawa yang porsinya mencapai lebih dari 65 persen.

“Ini merupakan komitmen Amartha untuk mendorong pemerataan inklusi keuangan serta pembangunan kesejahteraan daerah pelosok. Kinerja di luar pulau Jawa juga terbukti menunjukan tren yang terus bertumbuh, baik dilihat dari jumlah penyaluran modal, mitra, maupun angka non performing loan (NPL)-nya,” jelas Ramdhan 

Amartha menjaga kualitas pinjaman dengan menerapkan sistem credit scoring berbasis machine learning. Hingga saat ini, angka NPL Amartha stabil di bawah 0,3 persen. 

Bahkan beberapa wilayah operasional memiliki angka repayment rate yang sangat baik, misalnya Sumatra Utara dengan repayment rate 100 persen dan Sumatra Barat, sebesar 99,97 persen.

Amartha mengoptimalkan seluruh kanal pendanaan sebagai salah satu strateginya dalam meningkatkan penyaluran kepada perempuan pengusaha mikro, baik kanal pendanaan institusi maupun pendanaan ritel. 

Di kanal pendana institusi, Amartha menjalin kerja sama dengan sektor perbankan, seperti BPR Utomo Manunggal Sejahtera dan BPR Jepara Artha, yang baru-baru ini bergabung dengan Amartha dengan total penyaluran Rp150 miliar.

Ramdhan melihat potensi pendana ritel masih sangat besar untuk digarap. Untuk itu, Amartha mengutamakan penciptaan dampak atau impact investing dalam menggaet pendana ritel yang dominan merupakan generasi milenial. 

Selain meluncurkan fitur impact investing, fitur crowdfunding juga berperan besar dalam meningkatkan inklusi keuangan di kalangan pendana pemula.

Secara umum, Amartha telah menyalurkan lebih dari Rp7 triliun dan menjangkau lebih dari satu juta perempuan pengusaha mikro yang tersebar di lebih dari 35.000 desa. 

Untuk menjangkau jutaan perempuan tangguh lainnya, Amartha berencana untuk melakukan ekspansi wilayah operasional seperti ke provinsi Lampung, Bengkulu, dan Gorontalo dan menargetkan untuk merekrut 1.800 tenaga kerja baru di tahun ini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Amartha Tekfin P2P Landing pendanaan modal usaha
Editor : Wahyu Arifin
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top