Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Satgas BLBI Arahan Mahfud MD Tagih Utang Pengurus Bintang Easta Gemilang

Bintang Easta Gemilang dan pengurusnya diminta membayar hak tagih Negara terkait BLBI.
Anggara Pernando
Anggara Pernando - Bisnis.com 01 Agustus 2022  |  16:21 WIB
Satgas BLBI Arahan Mahfud MD Tagih Utang Pengurus Bintang Easta Gemilang
Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan HAM Mahfud Md (kiri) bersama Ketua Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Hak Tagih Negara Dana Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) Rionald Silaban (kedua kanan) dan Kabareskrim Polri Komjen Pol Agus Andrianto (kanan) saat membuka tirai plang sita di Klub Golf Bogor Raya, Sukaraja, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu (22/6/2022). ANTARA FOTO - Yulius Satria Wijaya
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Satuan Tugas Penanganan Hak Tagih Negara Dana Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (Satgas BLBI) dengan ketua pengarah Mahfud MD meminta pengurus PT Bintang Easta Gemilang segera mengembalikan kewajibannya kepada negara yang diperoleh dari Hak Tagih dari Bank Rama. 

Ketua Satgas BLBI Ronald Silaban dalam pengumumannya hari ini, Senin (2/8/2022) menyebutkan panggilan penagihan ditujukan kepada PT Bintang Easta Gemilang, Arief Setiawan, I Gusti Ngurah Bagus Parwata dan Leonardus Adi Chandra. Seluruhnya beralamat di Denpasar, Bali. 

Nama-nama yang dipanggil oleh Ronald ini diminta datang ke KPKNL Denpasar pada 4 Agustus mendatang.

"Agenda penyelesaian hak tagih negara terhadap PT Bintang Easta Gemilang sesuai penetapan jumlah piutang negara No. PJPN 471/PUPNC.10.05/2010," ulas Rionald lebih lanjut. 

Disebutkan berdasarkan penetapan ini besaran yang harus dibayar Bintang Easta sebesar Rp50,15 miliar. Meski demikian, nilai tagih ini akan dikurangi dengan hasil penjualan barang jaminan dan angsuran yang telah dibayarkan. 

"Dalam hal saudara tidak memenuhi kewajiban penyelesaian hak tagih negara, makan akan dilakukan tindakan sebagaimana diatur dalam peraturan perundang undangan," katanya menegaskan. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kasus blbi blbi mahfud md Bank Indonesia
Editor : Anggara Pernando
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top