Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Dukung ESG, Bank DBS Indonesia Catat 3.000 Nasabah Pakai Rekening Green Savings

Green savings adalah jenis tabungan multifungsi bertema environmental, social, dan governance (ESG) guna mempermudah nasabah mendukung keberlangsungan.
Rika Anggraeni
Rika Anggraeni - Bisnis.com 30 Agustus 2022  |  16:41 WIB
Dukung ESG, Bank DBS Indonesia Catat 3.000 Nasabah Pakai Rekening Green Savings
Ilustrasi - Nasabah sedang antre di ATM DBS Bank - Bloomberg.com
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA – PT Bank DBS Indonesia mencatat telah memiliki 3.000 nasabah yang menggunakan rekening green savings dalam kurun waktu setahun terakhir sejak diperkenalkan kepada nasabah.

Consumer Banking Director Bank DBS Indonesia Rudy Tandjung menjelaskan green savings adalah jenis tabungan multifungsi bertema environmental, social, dan governance (ESG) guna mempermudah nasabah mendukung keberlangsungan sosial lingkungan.

Rudy mengatakan nasabah dapat mendapatkan kemudahan grutin berkontribusi dan waktu tambahan hanya dengan menabung. Selain itu, dengan rekening green savings ini juga memberikan kontribusi dengan menyisihkan dari sebagian bunga tabungan secara langsung ke mitra wirausaha sosial terpilih saat ini, yakni produsen kakao bernama Krakakoa.

Nasabah juga dapat mendapatkan kemudahan dalam bertransaksi, yakni melalui cabang/ATM/instruksi telepon/instruksi email/digibank.

“Untuk sekarang ini ada 3.000 nasabah [rekening green savings] yang sudah turut berpartisipasi dalam setahun. Kami mengharapkan ke depannya lebih banyak lagi nasabah yang ikut serta,” jelas Rudi di Jakarta, Selasa (30/8/2022).

Head of Segmentation Liabilities and Mortgage Bank DBS Indonesia Natalina Syabana mengatakan 3.000 nasabah tersebut merupakan gabungan nasabah eksisting dan nasabah baru pada saat pembukaan akun.

Natalina mengungkapkan apabila nasabah menggunakan rekening green savings, maka setiap nasabah akan mendapatkan bunga sebesar 1 persen per tahun (gross). Nilai ini lebih tinggi dibandingkan produk saving yang dimiliki perseroan, yakni dengan bunga 0,5 persen.

“Kalau rate saving kita yang lain di 0,5 persen, memang lebih tinggi [rekening green savings] karena sebagian dari bunga dikontribusikan ke donasi. Jadi memang lebih tinggi,” kata Natalina.

Lebih lanjut, untuk saat ini, Natalina menyampaikan pembukaan rekening green savings hanya bisa dilakukan di kantor cabang Bank DBS Indonesia. Namun, ke depannya, tak menutup kemungkinan nasabah bisa membuka rekening green savings di aplikasi digibank by DBS.

“Itu memang belum [digibank], rencananya mungkin di 2024 karena perlu sistem dan itu membutuhkan waktu. Tapi ke depannya pasti bisa, supaya lebih mudah ke depannya melalui digibank,” jelasnya.

Adapun pada saat ini, rekening green savings hanya dikontribusikan kepada Krakakoa. Namun, ke depannya, Bank DBS Indonesia menyatakan akan menambahkan mitra lain lagi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

dbs ESG green banking
Editor : Muhammad Khadafi
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top