Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Revisi Target! BCA (BBCA) Optimistis Kredit Tumbuh 10 Persen di Akhir 2022

PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) merevisi target pertumbuhan kredit hingga akhir 2022. Apa penyebabnya?
Rika Anggraeni
Rika Anggraeni - Bisnis.com 09 September 2022  |  15:14 WIB
Revisi Target! BCA (BBCA) Optimistis Kredit Tumbuh 10 Persen di Akhir 2022
Acara BCA Expo diselenggarakan pada 9-11 September 2022 di Indonesia Convention Exhibition atau ICE BSD, Hall 9, Tangerang, Banten - Bisnis/Rika Anggraeni
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA – PT Bank Central Asia Tbk. atau BCA (BBCA) mengubah target pertumbuhan kredit pada tahun ini, sejalan dengan kinerja pertumbuhan kredit perseroan yang mencapai 13,8 persen secara tahunan (year-on-year/yoy) menjadi Rp675.4 triliun pada semester I/2022.

Direktur BCA Haryanto T. Budiman menyampaikan pada semester I/2022, emiten bersandi saham BBCA itu terbantu dengan adanya BCA Expoversary yang diselenggarakan pada 10 – 13 Maret 2022. Kala itu, acara tersebut mencatatkan transaksi lebih dari Rp2,6 triliun per 13 Maret 2022.

“Kami sudah mengubah target pertumbuhan kredit di awal tahun hanya sangat konservatif, yaitu 6 – 8 persen. Sekarang sudah kita revisi 8 – 10 persen. Mudah-mudahan dengan Expo ini akan ada peningkatan kredit yang signifikan dan melampaui apa yang kita targetkan sebelumnya,” kata Haryanto di acara BCA Expo, ICE BSD, Tangerang, Jumat (9/9/2022).

Haryanto optimistis gelaran BCA Expo Hybrid 2022 juga akan mendorong pertumbuhan kredit seiring melandainya pandemi Covid-19 dan dengan memperhatikan protokol kesehatan saat pengunjung memasuki acara.

Adapun, dia mencatat kredit portofolio kredit konsumer naik 7,6 persen yoy menjadi Rp160,51 triliun. Kemudian untuk kredit KPR BCA hingga Juni 2022, tumbuh 8,5 persen yoy menjadi Rp101,6 triliun dan KKB BCA naik 4,8 persen yoy menjadi Rp43,2 triliun.

“Saya rasa kita sudah semakin mendekati dengan target kita akhir tahun. Secara keseluruhan, di BCA kita menargetkan pertumbuhan 8 – 10 persen untuk seluruh segmen, kalau bisa melebihi,” ujarnya.

Wakil Presiden Direktur BCA Armand W. Hartono menyampaikan kali ini BCA memberikan produk dengan harga spesial berupa program suku bunga KPR sebesar 3,85 persen eff.p.a fix 3 tahun.

Tak hanya itu, ada pula kredit kendaraan bermotor (KKB) BCA juga menawarkan bunga spesial 2,25 persen untuk tenor 1 tahun, serta KSM atau kredit sepeda motor BCA yang akan memberikan DP (down payment) spesial 1,2 persen khusus bagi nasabah BCA minimal 1 tahun.

Lebih lanjut, Armand mencatat adanya peningkatan permintaan atas KPR dan KKB selama pelaksanaan BCA Expoversary 2022 yang mampu melebihi capaian rata-rata event di tahun lalu.

“Hal ini mendorong kami untuk terus memberikan penawaran terbaik kepada nasabah setia dan masyarakat Indonesia melalui gelaran BCA Expo Hybrid 2022 untuk mendapatkan properti idaman dan kendaraan impian serta solusi perbankan terkini yang sesuai dengan kebutuhan. Kami berharap melalui gelaran ini dapat semakin menguatkan daya beli masyarakat Indonesia,” katanya.

Di samping itu, BCA juga menghadirkan lebih dari 100 developer dengan lebih dari 300 project; serta lebih dari 140 kantor property agent dengan lebih dari 650 listing property.

Sementara untuk KKB, BCA menghadirkan 21 merek mobil ternama, mulai dari Audi, Porsche, BMW, Daihatsu, Honda, hingga Hyundai. Untuk segmen motor, BCA menggandeng 19 merek, seperti Benelli, Cleveland, Piaggio, Suzuki, hingga motor listrik dari Polytron.

“Kami berharap melalui gelaran BCA Expo Hybrid 2022 ini dapat meningkatkan perolehan bisnis kredit KPR, KKB dan KSM melalui beragam pilihan program suku bunga unggulan,” ungkap EVP Consumer Loan BCA dan Ketua Panitia BCA Expo Hybrid 2022 Welly Yandoko.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bca kredit pertumbuhan kredit
Editor : Feni Freycinetia Fitriani
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top