Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Bos Bank Neo Commerce (BBYB) Ungkap Jurus Genjot DPK di Sisa Tahun Ini

Bank Neo Commerce (BBYB) akan terus konsisten dalam menyediakan produk-produk dan fitur berbasis transaksi finansial yang inklusif, nyaman, dan aman.
Rika Anggraeni
Rika Anggraeni - Bisnis.com 03 Oktober 2022  |  13:21 WIB
Bos Bank Neo Commerce (BBYB) Ungkap Jurus Genjot DPK di Sisa Tahun Ini
Karyawan melayani nasabah di Digital Lounge PT Bank Neo Commerce Tbk. (BBYB) di Jakarta, Selasa (27/9/2022). Bisnis - Suselo Jati
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA – Emiten bank digital, PT Bank Neo Commerce Tbk. (BBYB) mengungkapkan strategi untuk menaikkan penghimpunan dana pihak ketiga (DPK) dan margin bunga bersih (net interest margin/NIM) di sisa akhir tahun ini.

Tercatat, hingga akhir Agustus 2022, bank bersandi saham BBYB itu memiliki DPK sebesar Rp12 triliun, atau tumbuh 47 persen dari Rp8 triliun per Desember 2021. Di sisi lain, NIM perseroan juga mengalami pertumbuhan dari 5,2 persen per Desember 2021 menjadi 12 persen per Agustus 2022.

Direktur Utama Bank Neo Commerce Tjandra Gunawan mengatakan untuk mempertahankan kinerja, Bank Neo Commerce akan terus konsisten dalam menyediakan produk-produk dan fitur berbasis transaksi finansial yang inklusif, nyaman, dan aman.

Tjandra menyatakan bahwa saat ini perseroan masih menjadi salah satu bank komersial dan digital yang memberikan suku bunga simpanan terbaik di pasar.

Jika melihat data dari bunga deposito yang diberikan, bank bermaskot kucing itu menawarkan suku bunga mulai dari 6,5 persen – 8 persen per tahun dengan jangka waktu yang beragam.

“BNC [Bank Neo Commerce] meluncurkan beberapa program tabungan dan deposito yang menarik, juga ada beberapa program bundling yang akan diluncurkan yang kami yakini sesuai dengan kebutuhan para nasabah kami,” kata Tjandra kepada Bisnis, Senin (3/10/2022).

Selain itu, lanjut Tjandra, pihaknya juga baru saja meluncurkan layanan Corporate Internet Banking. Kehadiran layanan tersebut diharapkan dapat melengkapi service yang dapat ditawarkan ke nasabah-nasabah korporasi.

“Dengan semakin lengkapnya layanan yang ditawarkan, kami yakin dapat mencapai target DPK dan NIM yang telah ditentukan,” imbuhnya.

Di samping itu, bank digital dengan jumlah pengguna yang mencapai 19,7 juta per September 2022 itu menyatakan pihaknya secara konsisten juga menyediakan berbagai produk dan fitur di dalam aplikasi neobank yang bermanfaat bagi para nasabah.

“Ke depan, dalam waktu dekat BNC akan menghadirkan reksa dana sebagai jenis investasi yang dapat menjadi pilihan bagi para nasabah. BNC juga memberikan edukasi finansial melalui artikel finansial dan juga fitur games yang menyenangkan,” tutupnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bank neo commerce BBYB dana pihak ketiga
Editor : Aprianto Cahyo Nugroho
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top