Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Bank Panin (PNBN) Cetak Laba Bersih Rp2,51 Triliun per Kuartal III/2022

Laba bersih Bank Panin pada kuartal III/2022 naik 9,3 persen secara tahunan.
Fahmi Ahmad Burhan
Fahmi Ahmad Burhan - Bisnis.com 27 Oktober 2022  |  19:27 WIB
Bank Panin (PNBN) Cetak Laba Bersih Rp2,51 Triliun per Kuartal III/2022
Karyawan melayani nasabah di salah satu kantor cabang Bank Panin di Jakarta, Senin (29/8/2022). - Bisnis/Eusebio Chrysnamurti
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA — PT Bank Pan Indonesia Tbk. atau Bank Panin (PNBN) mengantongi laba bersih Rp2,51 triliun pada kuartal III/2022, naik 9,3 persen secara tahunan (year-on-year/yoy).

Capaian laba Bank Panin itu terdorong oleh peningkatan pendapatan bunga bersih 4,6 persen yoy menjadi Rp7,56 triliun pada kuartal III/2022. Peningkatan laba juga sejalan dengan naiknya marjin bunga bersih (net interest margin/NIM) Bank Panin yang kini mencapai 5,59 persen.

Sementara itu, Bank Panin mencatatkan pendapatan operasional lainnya Rp1,7 triliun yang lebih rendah dari tahun sebelumnya Rp2,3 triliun karena penurunan pendapatan transaksi surat-surat berharga di tengah kecenderungan peningkatan suku bunga pasar.

Bank Panin juga mencatatkan peningkatan rasio profitabilitas, seperti tingkat pengembalian aset (return on asset/ROA) yang naik dari 1,86 persen menjadi 2,07 persen. Kemudian, tingkat pengembalian modal (return on equity/ROE) naik dari 7,03 persen menjadi 7,34 persen.

Bank Panin mencatatkan total aset konsolidasi per 30 September 2022 sebesar Rp199,3 triliun. Sedangkan, total kredit yang telah disalurkan mencapai Rp130,6 triliun naik 4,5 persen yoy dari per September tahun lalu yang mencapai Rp124,9 triliun.

Pertumbuhan kredit Bank Panin didukung segmen kredit pemilikan rumah (KPR) yang naik 18,3 persen yoy. Ini membuat porsi kredit ritel dan komersial terhadap keseluruhan kredit Bank Panin mencapai 55 persen, sementara sisanya merupakan kredit korporasi.

Adapun pertumbuhan kredit bank diikuti oleh perbaikan rasio kualitas aset. Rasio kredit bermasalah (nonperforming loan/NPL) gross Bank Panin naik tipis menjadi 3,53 persen dibandingkan dengan September 2021 sebesar 3,52 persen. Lalu, NPL net naik menjadi 0,88 persen dibandingkan posisi September 2021 sebesar 0,81 persen.

Dari sisi penghimpunan dana, Bank Panin mencatatkan pertumbuhan dana pihak ketiga (DPK) dari Rp134,8 triliun per September 2021 menjadi Rp135,3 triliun pada periode yang sama tahun ini. Sementara, porsi dana murah atau current account savings account (CASA) Bank Panin tumbuh mencapai 46,8 persen yoy.

Emiten berkode PNBN ini juga mencatatkan rasio likuiditas (loan to deposit ratio/LDR) 92,17 persen per September 2022. Kemudian, dari sisi permodalan, PNBN mencatatkan capital adequacy ratio (CAR) 28,30 persen.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bank panin perbankan laba bersih
Editor : Muhammad Khadafi
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top