Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Yulius Bhayangkara Terpilih jadi Ketua Asosiasi Pialang Asuransi, Ini Janjinya Kepada Anggota

Rapat Umum Anggota Asosiasi Perusahaan Pialang Asuransi dan Reasuransi Indonesia (RUA APPARINDO) memutuskan Yulius Bhayangkara sebagai Ketua Umum yang baru.
Rika Anggraeni
Rika Anggraeni - Bisnis.com 01 November 2022  |  15:46 WIB
Yulius Bhayangkara Terpilih jadi Ketua Asosiasi Pialang Asuransi, Ini Janjinya Kepada Anggota
Ilustrasi karyawan beraktivitas di dekat logo-logo perusahaan asuransi di kantor Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) di Jakarta, Rabu (5/1/2021). Bisnis - Suselo Jati
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA — Rapat Umum Anggota Asosiasi Perusahaan Pialang Asuransi dan Reasuransi Indonesia (RUA APPARINDO) mengangkat Yulius Bhayangkara sebagai Ketua Umum periode 2022–2025. Yulius terpilih menggantikan posisi Mohammad Jusuf Adi.

Yulius Bhayangkara, Ketua Umum APPARINDO periode 2022–2025 mengatakan terpilihnya dirinya sebagai ketua umum yang baru akan berfokus untuk mengurangi beban anggota yakni para pialang asuransi.

“Dalam arti [pengutangan beban ini], kami akan me-review seluruh kerja sama dengan lembaga dan asosiasi lain dengan target mengurangi, bahkan menghapus beban usaha anggota. [Salah satunya] sertifikasi dan pendidikan serta aturan yang malah membebankan,” ujar Yulius kepada Bisnis, Selasa (1/11/2022).

Dia mencontohkan contoh beban yang sangat berat yakni anggota perusahaan pialang harus mempunyai paling sedikit 4 orang tenaga ahli yang memiliki sertifikasi kompetensi. Padahal biaya membangun talent atau sumber daya manusia (SDM) cukup berat dan membutuhkan proses panjang. Belum lagi sertifikasi ini harus terus menerus diperpanjang. 

“Kami tidak menolak [sertifikasi] kompetensi bahkan APPARINDO salah satu penggagas pialang memiliki kompetensi agar dapat bersaing dengan pialang negara lain dan memiliki standar layanan yang tinggi untuk konsumen,” ujarnya.

Dia melanjutkan bentuk biaya dan proses membangun talent dari nol hingga level 7 biaya memakan biaya mencapai Rp45 juta-an.

Selanjutnya APPARINDO, kata dia, Kita akan mengidentifikasi halangan usaha yang datang dari luar industri. Halangan itu dapat berupa regulasi maupun kebijakan yang menghambat anggota asosiasi tumbuh lebih besar.

“Kami harus menegosiasikan dengan lembaga yang kompeten baik regulator, seperti OJK maupun perbankan atau pembiayaan. Diharapkan dengan kompetensi yang dimiliki anggota, kami akan menjadi solusi buat lebih banyak industri,” pungkasnya.

Untuk dua target besar ini, APPARINDO kata dia, dirinya akan membangun tim kerja yang efektif dan efisien untuk melayani anggota.

Berdasarkan pantauan Bisnis dari unggahan akun Instagram resmi APPARINDO, @apparindo_official, proses pemilihan ketua umum berlangsung pada Senin (31/10/2022) yang berlokasi di Jakarta. Terdapat tiga nama yang mencalonkan diri untuk menduduki kursi ketua umum APPARINDO periode 2022–2025. Mereka di antaranya Yulius Bhayangkara, Primo Fortasiano, dan petahana Mohammad Jusuf Adi.

Adapun berdasarkan hasil perhitungan suara, Yulius Bhayangkara berada di urutan pertama dengan 77 suara. Menyusul di belakangnya, Mohammad Jusuf Adi dan Primo Fortasiano masing-masing memperoleh 30 suara dan 21 suara. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pialang asuransi apparindo
Editor : Anggara Pernando
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top