Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

BRI Gelar RUPST Hari Ini, Susunan Direksi & Komisaris Dirombak?

BRI bakal menggelar rapat umum pemegang saham tahunan pada hari ini, salah satu agendanya adalah perombakan direksi.
Direktur Utama PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. Sunarso dalam pemaparan kinerja semester pertama 2021 yang dilakukan secara virtual, Jumat (06/8/2021)/ Dok. BRI
Direktur Utama PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. Sunarso dalam pemaparan kinerja semester pertama 2021 yang dilakukan secara virtual, Jumat (06/8/2021)/ Dok. BRI

Bisnis.com, JAKARTA - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) hari ini dijadwalkan menggelar rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST). Selain putusan pembagian dividen, rapat mengagendakan pergantian direksi.

Dalam RUPST hari ini, Senin (13/3/2023), tercatat ada 8 agenda acara.  Pertama, mengenai persetujuan laporan tahunan dan pengesahan laporan keuangan konsolidasian perseroan. Persetujuan laporan tugas pengawasan dewan Komisaris serta pengesahan laporan keuangan program pendanaan usaha mikro dan usaha kecil tahun buku 2022.

Dalam agenda ini sekaligus pemberian pelunasan dan pembebasan tanggung jawab sepenuhnya (volledig acquit et de charge) kepada direksi atas tindakan pengurusan perseroan dan dewan komisaris atas tindakan pengawasan perseroan yang telah dijalankan selama tahun buku 2022.

Agenda kedua, mengenai penetapan penggunaan laba bersih perseroan untuk tahun buku 2022. Ketiga, penetapan remunerasi (gaji/honorarium, fasilitas dan tunjangan) untuk tahun buku 2023, serta tantiem untuk tahun buku 2022, bagi direksi dan dewan komisaris perseroan.

Keempat, penunjukan akuntan publik dan/atau kantor akuntan publik untuk mengaudit laporan keuangan konsolidasian tahun buku 2023 serta laporan keuangan dan pelaksanaan program pendanaan usaha mikro dan usaha kecil tahun 2023.

Kelima, persetujuan atas rencana resolusi (resolution plan) perseroan dan pengkinian rencana aksi (recovery plan) perseroan.

Keenam, laporan realisasi penggunaan dana hasil penawaran umum obligasi berkelanjutan dan penawaran umum terbatas dalam rangka penambahan modal dengan memberikan hak memesan efek terlebih dahulu I tahun 2021.

Ketujuh, persetujuan atas pembelian kembali saham yang dikeluarkan oleh perseroan (duyback) dan pengalihan saham hasil buyback yang disimpan sebagai saham treasuri (treasury stock). Kedelapan, perubahan susunan pengurus perseroan.

Menurut informasi yang diterima Bisnis, hingga pagi ini, tidak ada susunan pengurus, baik direksi dan komisaris, yang diganti dalam RUPST hari ini. Meski sebelumnya sempat berembus kabar bakal ada 'pertukaran' pengurus antara BRI dan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.

Berikut ini susunan komisaris dan direksi BRI:

Dewan Komisaris

  1. Komisaris Utama: Kartika Wirjoatmodjo
  2. Wakil Komisaris Utama/Independen: Rofikoh Rokhim
  3. Komisaris: Rabin Indrajad Hattari
  4. Komisaris: Hadiyanto Komisaris
  5. Independen: Hendrikus Ivo Komisaris
  6. Independen: Dwi Ria Latifa Komisaris
  7. Independen: Heri Sunaryadi Komisaris
  8. Independen: Paripurna Poerwoko Sugarda
  9. Komisaris Independen: Agus Riswanto
  10. Komisaris Independen: Nurmaria Rosa

Dewan Direksi

  1. Direktur Utama: Sunarso
  2. Wakil Direktur Utama: Catur Budi Harto
  3. Direktur Bisnis Mikro: Supari
  4. Direktur Bisnis Kecil dan Menengah: Amam Sukriyanto
  5. Direktur Bisnis Konsumer: Handayani
  6. Direktur Human Capital: Agus Winardono
  7. Direktur Keuangan: Viviana Dyah Ayu Retno K
  8. Direktur Digital dan Teknologi Informasi: Arga M. Nugraha
  9. Direktur Manajemen Risiko: Agus Sudiarto
  10. Direktur Bisnis Wholesale dan Kelembagaan: Agus Noorsanto
  11. Direktur Jaringan dan Layanan: Andrijanto Direktur
  12. Kepatuhan: A. Solichin Lutfiyanto

Adapun mengenai pembagian dividen, Direktur Utama BRI Sunarso sebelumnya telah menyampaikan bahwa aliran laba BRI pada 2022 akan dikembalikan kepada para pemegang saham dalam bentuk dividen.

"Kemana duit [laba] itu akan kita arahkan? Pasti kita kembalikan kepada pemerintah, sebagai pajak dan dividen," pungkas Sunarso di hadapan anggota DPR RI, baru-baru ini.

Jika menilik pembagian dividen tahun lalu, pada Maret 2022 BRI telah membagikan dividen tunai tahun buku 2021 kepada pemegang saham sebesar Rp26,4 triliun atau sekurang-kurangnya Rp174,23 per lembar saham.

Jumlah ini mencapai 85 persen dari total laba BRI. Adapun, pada 2017 BRI mencatatkan dividend payout ratio (DPR) yang tinggi kepada pemegang saham, yakni di atas 44 persen. Rasio dividen BRI tersebut juga  terus merangkak naik hingga mencapai 78 persen pada 2021. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Penulis : Hendri T. Asworo
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper