Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Ragam Cara Bank Genjot Kartu Kredit Kala Digempur Paylater

Sejumlah perbankan merasa yakin pertumbuhan penggunaan kartu kredit akan terus meningkat, meskipun bersaing dengan produk baru seperti paylater.
Nasabah beraktivitas di CIMB Niaga Digital Lounge di Jakarta, beberapa waktu lau. /Bisnis-Eusebio Chrysnamurti
Nasabah beraktivitas di CIMB Niaga Digital Lounge di Jakarta, beberapa waktu lau. /Bisnis-Eusebio Chrysnamurti

Bisnis.com, JAKARTA - Sejumlah perbankan merasa yakin bahwa pertumbuhan penggunaan kartu kredit akan terus meningkat meskipun tengah digempur ragam produk keuangan inovatif seperti beli sekarang bayar nanti atau paylater. 

Direktur Retail Banking PT Bank Permata Tbk.(BNLI)  Djumariah Tenteram menilai dengan karakteristik produk yang berbeda, bisnis kartu kredit akan terus berkembang. Menurutnya, paylater lebih banyak menyasar segmen non-bank/non-carded, generasi millennial dan GenZ.

“Peruntukan paylater dan kartu kredit bank untuk kebutuhan transaksi penggunanya juga berbeda. Produk paylater pada umumnya diperuntukan bagi transaksi online dengan nominal pembelanjaan yang lebih kecil dan jangka waktu pembayaran atau cicilan yang lebih pendek yaitu mulai 1 sampai 12 bulan, sedangkan kartu kredit dapat dipergunakan secara luas baik untuk transaksi online, offline, di dalam dan di luar negeri,” ujarnya pada Bisnis, Selasa (5/9/2023)

Maka untuk memacu pertumbuhan pemegang kartu dan pemakaian transaksi, pihaknya pun memilih untuk melakukan sejumlah cara. Mulai dari cross selling kepada nasabah yang ada dalam ekosistem Bank Permata, menyasar potential target nasabah melalui digital acquisition dan kerjasama dalam bentuk co-branding serta co-marketing.

“Salah satunya, dengan membuat pemegang kartu kredit mendapatkan keuntungan seperti rewards point, diskon, cashback melalui fitur produk & program yang dipakai nasabah,” katanya.

Tak berhenti sampai di situ, pengembangan fitur dan layanan digital juga menjadi strategi utama Bank Permata untuk menjawab kebutuhan nasabah yang semakin berkembang. Lebih lanjut, Djumariah menyebut seluruh kartu kredit PermataBank saat ini dilengkapi dengan fasilitas nirsentuh (contactless) untuk memudahkan transaksi nasabah. Di mana, melalui PermataMobile X, pemegang kartu juga dapat mengakses kartu kredit versi Virtual, dan mengakses berbagai layanan seperti melakukan aktivasi kartu, membuat PIN, melakukan pemblokiran kartu kredit,  melakukan konversi ke cicilan sesuai tenor yang diinginkan, mengunduh lembar tagihan dan masih banyak lagi.

Sementara  itu, PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) sendiri mencatat jumlah kartu kredit BCA hingga Juni 2023 mencapai 4,4 juta kartu, atau meningkat 6 persen YoY.  Kemudian, dalam enam bulan pertama tahun 2023, nilai transaksi kartu kredit BCA tercatat sebesar Rp50,6 triliun, meningkat signifikan 36 persen YoY.

EVP Corporate Communication and Social Responsibility BCA Hera F. Haryn berkomitmen untuk terus memperkuat ekosistem finansial dan memodernisasi infrastruktur teknologi informasi yang dimiliki, sehingga diharapkan dapat meningkatkan volume transaksi digital perbankan.

“Di tengah perkembangan sistem pembayaran digital saat ini, BCA berinovasi memberikan kemudahan dan kenyamanan bagi nasabah dalam bertransaksi dengan kartu kredit BCA. Selain dapat mengajukan aplikasi kartu kredit secara online, kini kontrol transaksi, request limit kartu kredit, hingga pembayaran tagihan kartu kredit juga sudah dapat dilakukan di aplikasi myBCA,” katanya pada Bisnis. 

BCA juga terus bekerjasama dengan berbagai mitra bisnis dalam memberikan manfaat istimewa untuk memenuhi kebutuhan nasabah yang beragam. Tak hanya itu, langkah memudahkan nasabah pun kian tercermin, kala transaksi Kartu Kredit BCA di merchant menghadirkan fitur Contactless melalui mesin EDC 

“Cukup dekatkan Kartu Kredit BCA yang sudah memiliki fitur Contactless ke mesin EDC berlogo Contactless, dan nasabah dapat menyelesaikan transaksinya. Kami berharap bisnis kartu kredit masih akan terus tumbuh ke depannya sejalan dengan peningkatan transaksi,” katanya. Pertumbuhan juga terjadi pada PT Bank CIMB Niaga Tbk. (BNGA), di mana segmen kartu kredit mengalami peningkatan volume transaksi hingga lebih dari 50 persen pada Juni 2023 dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Direktur Consumer Banking CIMB Niaga Noviady Wahyudi menyebut untuk menggenjot pertumbuhan kartu kredit dengan memberikan diskon dan rewards bagi nasabah.

Misalnya, saat Hari Pelanggan Nasional, di mana CIMB Niaga menyiapkan diskon sebesar ratusan ribu dengan syarat nasabah bertransaksi minimum sebesar Rp1 juta di merchant pilihan. “Sebenarnya kami tidak melihat sebagai ancaman, karena paylater dilihat sebagai suatu segmen yang berbeda. Jadi dari pihak bank, tentu akan memberikan pilihan yang bisa dipakai sesuai kebutuhan nasabah baik secara segmen atau purpose,” katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Arlina Laras
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper