Bukopin Syariah incar kredit Rp150 miliar

JAKARTA: PT Bank Syariah Bukopin mengincar pembiayaan padabulan ini sebesar Rp150 miliar dengan fokus ke sektor Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yangmasih mempunyai permintaan tinggi pada akhir tahun.
Andhina Wulandari - Nonaktif | 12 Desember 2010 06:45 WIB

JAKARTA: PT Bank Syariah Bukopin mengincar pembiayaan padabulan ini sebesar Rp150 miliar dengan fokus ke sektor Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yangmasih mempunyai permintaan tinggi pada akhir tahun.

Direktur Utama Bukopin Syariah Riyantomenuturkan realisasi pembiayan hingga Oktober 2010 telah mencapai Rp1,5 triliun dengan 60% masih disumbang sektor UMKM. Selebihnya, ditopang sektor konsumer dan komersial.Pada Desember pertumbuhan pembiayaan perseroan diproyeksikan akan bertambah Rp150 miliar. Pertumbuhan hingga akhir tahun ini memang kurang dari yang kami targetkan tapi itu wajar mengingat beberapa rencana yang belum dapat terealisasi, ujarnya saat ditemui belum lama ini.Dia mengatakan hingga akhir tahu pertumbuhan pembiayaan perseroan diperkirakan belum memenuhi target yang dipatok pada awal tahun. Hal tersebut, jelasnya, didorong sejumlah rencana perseroan yang belum dapat terealisasi pada tahun ini.Selain itu, jelasnya, dalam satu bulan kedepan perseroan menargetkan perolehan dana pihak ketiga (DPK) bertambah mencapai Rp100 miliar. Dia mengungkapkan hingga akhir November ini pertumbuhan pembiayaan oleh perseroan hanya mencapai 20% atau jauh lebih rendah dibandingkan dengan target yang dipatok awal tahun sebesar 30%. Hal itu, jelasnya, karena mundurnya rencana penambahan modal yang seharusnya dapat dilakukan pada tahun ini.Hingga akhir Oktober perseroan mencatatkan pertumbuhan pembiayaan sebesar 18,71% menjadi Rp1,51 triliun dari Desember 2009 (year to date/Ytd) senilai Rp1,27 triliun. Pembiayaan ini dilakukan melalui beberapa produk a.l murabahah, musyarakah, dan iB kepemilikan rumah. (mmh)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Mursito

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top