EKSPANSI BANK: BTN mulai perkuat bisnis non perumahan

JAKARTA: Dalam mengejar pertumbuhan bisnis non perumahan, PT Bank Tabungan Negara Tbk melakukan penguatan beberapa produk, yakni bancassurance, kredit tanpa agunan dan layanan prioritas.Irman A. Zahiruddin, Direktur Mortgage and Consumer Banking BTN,
Sutan Eries Adlin | 22 April 2012 17:48 WIB

JAKARTA: Dalam mengejar pertumbuhan bisnis non perumahan, PT Bank Tabungan Negara Tbk melakukan penguatan beberapa produk, yakni bancassurance, kredit tanpa agunan dan layanan prioritas.Irman A. Zahiruddin, Direktur Mortgage and Consumer Banking BTN, mengatakan  perseroan akan masuk dalam bisnis bancassurance pada akhir semester I mendatang dengan mengandeng sejumlah perusahaan asuransi lokal dan asing“Kami masih memproses seleksi terhadap 15 perusahaan asuransi besar yang telah menyatakan minat untuk bekerja sama,” ujarnya pekan lalu.Dia menjelaskan 15 perusahaan asuransi tersebut bervariasi dan terdiri atas perusahaan asing, joint venture), dan Badan Usaha Milik Negara (BUMN). “Kami bekerja sama dengan brokerage company untuk beauty contest,” ujarnya.Saat ini, lanjutnya, perseroan sedang melakukan penguatan sumber daya manusia khusus untuk penjualan asuransi melalui kantor cabang bank. “Kami berikan training tentang budaya penjualan supaya kuat dalam penjualan produk,” jelasnya.Menurut Irman, bisnis bancassurance akan menjadi andalan untuk mendongkrak pendapatan berbasis komisi (fee based income) pada masa mendatang.  Hingga akhir 2011 fee based income perseroan mencapai Rp574 miliar, naik 9,03% dari tahun sebelumnya sebesar Rp526 miliar.Dia menambahkan perseroan juga berencana meningkatkan kredit tanpa agunan (KTA) untuk segmen korporasi dan institusi. Perseroan mematok KTA dapat memiliki porsi 0,5% dari seluruh pembiayaan yang disalurkan kepada masyarakat.“Kami mau kredit non perumahan bisa mencapai 15% pada tahun ini dan KTA bisa mencapai 0,5%. Memang kecil secara persentase tapi besar volumennya,” ujar Irman.Bank yang terkenal dalam bisnis kredit pemilikan rumah (KPR) ini mematok kredit tumbuh 25% dari akhir 2011 yang sebesar Rp63,6 triliun atau menjadi Rp79,5 triliun.Dengan target tersebut, KTA BTN diproyeksikan mencapai hampir Rp400 miliar pada tahun ini. Adapun kredit non perumahan diharapkan dapat menembus Rp11,9 triliun.“Ada tiga hal yang menjadi alasan kami perkuat kredit non perumahan, yakni Pertama bisnis ini marginnya tinggi, Kedua tenornya pendek karena tidak lebih dari 3 tahun, Ketiga, bisnis ini benar-benar berbeda dengan perumahan,” jelasnya.Selain itu, perseroan juga akan meningkatkan kinerja BTN Prioritas, guna mendongkrak dana pihak ketiga (DPK). Perseroan akan enam outlet BTN Prioritas tahun ini, melengkapi tujuh outlet yang sudah beroperasi pada tahun lalu“Target BTN Prioritas pada tahun ini bisa meningkat dua kali lipat dari tahun lalu yang mencapai Rp700 miliar,” jelasnya,Hingga akhir 2011 total DPK yang dikelola perseroan mencapai Rp61,97 triliun, tumbuh 30,34% dibandingkan dengan 2010 sebesar Rp47,54 triliun.(faa) 

Tag :
Editor : Dara Aziliya

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top