Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

BANK MUTIARA diusulkan peroleh pengecualian soal saham mayoritas

 
Saeno
Saeno - Bisnis.com 14 Mei 2012  |  22:13 WIB

 

JAKARTA: Lembaga Penjaminan Simpanan meminta Bank Indonesia memberikan pengecualian kepada PT Bank Mutiara Tbk apabila otoritas itu melakukan pembatasan kepemilikan saham mayoritas. Hal itu sejalan dengan rencana divestasi bank itu.
 
Ketua Komisioner LPS Heru C. Budiargo mengatakan sejumlah calon investor Bank Mutiara mempertanyakan rencana BI melakukan pembatasan kepemilikan saham mayoritas. Mereka khawatir ketentuan itu juga berlaku kepada Bank Mutiara.
 
“Kami akan bicarakan dengan BI, implikasi keluarnya peraturan kepemilikan. Kami minta seandainya divestasi Bank Mutiara bisa dikecualikan dari peraturan yang mau dikeluarkan,” ujarnya  hari ini Senin 14 Mei 2012.
 
Dia menyampaikan dengan adanya perlakuan khusus tersebut diharapkan bisa membuat minat investor tidak surut untuk melakukan pembelian saham Bank Mutiara. LPS sendiri telah membuka pendaftaran bagi investor terkait penjualan bank yang dahulu bernama Bank Century hingga akhir Mei ini.
 
Heru mengutarakan kecil kemungkinan divestasi saham Bank Mutiara ditunda lagi. Optimisme itu disampaikan mengingat kinerja bank tersebut terus membaik dan respon dari calon investor meningkat.
 
 
“Kecil kemungkinan diperpanjang. Kami target sampai November 2012. Potensi dari divestasi makin lama makin baik sejalan dengan perkembangan Mutiara dan ekonomi Indonesia. Kami perpanjang pendaftaran minat sampai akhir Mei karena banyak yang menyampaikan berminat.”
 
Kepala Eksekutif LPS Mirza Adityaswara menambahkan beberapa investor yang berminat membeli Bank Mutiara juga menanyakan apakah divestasi Bank Mutiara terkena aturan kepemilikan saham mayoritas.
 
“Ini perlu ada guidelines, ini kami minta dari BI kalau aturan itu ada itu minta diskresi [pengecualian] kepada LPS, karena saat LPS menyelamatkan bank itu dalam kondisi risiko sistemik. Nah, pas LPS melakukan divestasi, BI dan pemerintah harus memerhatikan fungsi dari LPS,” tuturnya. (sut)
 
 
 

 

BACA JUGA:

>>Jakarta Stocks Decline 1.48% In Today's Closing Session

>> MARKET CLOSING—IHSG Anjlok 61,07 Poin

>> TRAGEDI SUKHOI: Penyebar  Foto Palsu Terancam  Denda Rp12 Miliar!

>> Sinyal negatif di bursa Asia menguat 

>> BBJ Targetkan Kontrak Kakao Tembus 300.000 Ton

>> 5 Kanal TERPOPULER Bisnis.com

 

 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Sutarno

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top