Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

REALISASI KREDIT: Bank BJB Ubah Mekanisme Penyaluran KCR

 
News Editor
News Editor - Bisnis.com 30 Mei 2012  |  15:48 WIB

 

BANDUNG: Bank BJB akan mengubah mekanisme penyaluran Kredit Cinta Rakyat (KCR) untuk menggenjot serapan program kredit tersebut yang saat ini masih rendah.

 

Direktur Utama BJB Bien Subiantoro mengatakan usulan perubahan itu datang setelah pihaknya menggelar rapat koordinasi dengan Komisi C DPRD Jabar yang membawahi bidang keuangan.

 

“Dewan mempertanyakan soal KCR yang masih rendah. Ada persyaratan yang harus diperbaiki,” katanya kepada Bisnis, hari ini.

 

Bien menjelaskan selama ini banyak calon nasabah KCR mengeluhkan soal lamanya proses pencairan kredit yang digagas pemerintah provinsi Jabar tersebut. “Kecepatan soal persetujuan aplikasi itu termasuk materi yang dibahas.”

 

Menurutnya, rendahnya serapan itu terlihat juga dari NPL KCR yang masih 0%. Untuk itu, Komisi C mendorong BJB membenahi persyaratan yang harus diajukan oleh calon nasabah. Pembicaraan mengenai perubahan ini akan melibatkan BJB, Komisi C, Komisi B dan Pemerintah Provinsi Jabar.

 

Ketua Komisi C DPRD Jabar Diah Nurwitasari menilai serapan KCR masih lambat sejak digulirkan pada Desember 2011 lalu. Data BJB hingga 28 Mei menunjukkan kredit yang terserap baru mencapai Rp10,29 miliar dengan 396 debitur. “ Masih sangat kecil jika melihat besarnya alokasi dana yang sudah tersedia sebesar Rp165 miliar.”

 

Dia berpendapat rendahnya serapan KCR memang bukan semata-mata permasalahan BJB, apalagi ranah KCR adalah milik Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (KUKM) Jabar. “Ranah BJB hanya sebagai executing, tapi memang prosesnya terkait dengan aturan yang ada di perbankan,” jelasnya.

 

Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kecil Menengah (KUMKM) Jawa Barat Wawan Hernawan mengatakan minimnya penyaluran KCR karena persyaratan agunan untuk pelaku usaha di Jabar masih terlalu memberatkan. (k57/k23/yus) (foto:bisnis)

 

 

 Berita Terkait: 

 

 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : Ringkang Gumiwang, Wisnu Wage Pamungkas

Editor : David Eka Issetiabudi

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top