Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

BI Rate Naik Antisipasi Inflasi, Rupiah Jadi Menarik

Bisnis.com, JAKARTA - Kebijakan Bank Indonesia (BI) menaikkan BI Rate menjadi 6,5% dan suku bunga deposito facility menjadi 4,75% untuk mengantisipasi inflasi sekaligus membuat rupiah lebih menarik.
Novita Sari Simamora
Novita Sari Simamora - Bisnis.com 11 Juli 2013  |  21:00 WIB

Bisnis.com, JAKARTA - Kebijakan Bank Indonesia (BI) menaikkan BI Rate menjadi 6,5% dan suku bunga deposito facility menjadi 4,75% untuk mengantisipasi inflasi sekaligus membuat rupiah lebih menarik.

Ekonom Standard Chartered Bank Fauzi Ichsan menjelaskan Bank Indonesia menaikkan  BI rate sebenarnya untuk membuat rupiah semakin menarik.

"Selain untuk mengendalikan inflasi, tujuan sebenarnya adalah untuk membuat rupiah makin menarik. Karena dengan tingginya suku bunga maka investor asing dan domestik akan tertarik untuk menyimpan uang di dalam negeri," jelasnya, Kamis (11/7/2013).

Fauzi menjelaskan naiknya 50 bps, saat ini dirasa cukup untuk membuat rupiah semakin menarik. Namun dia memprediksikan akan terjadi penaikkan sebesar 25 bps lagi bila kondisi rupiah masih lemah.

“Namun untuk kondisi saat ini, rupiah bakalan terjaga,” ucapnya optimis.

Setelah Rapat Dewan Gubernur (RDG) Deputi Gubernur BI Perry Warjiyo menjelaskan dengan penaikkan 50bps dan 25bps sebelumnya, dirasa sudah cukup mengantisipasi dampak kelanjutan inflasi ke normal, mulai September 2013.

“Saya yakin bahwa  selama ini pemegang dolar masih berfikir, saat ini akan lebih menguntungkan untuk menjual dolarnya daripada daripada meminjam uangnya di pasar uang rupiah,” jelasnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Gonjang Ganjing Rupiah bank indonesia kurs kredit BI Rate deposito
Editor : Fatkhul Maskur
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top