Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

BII Syariah Pasok Kredit US$100 Juta ke Garuda

PT Bank International Indonesia Tbk. (BII) melalui unit usaha syariah miliknya menambahkan portofolio kredit kepada BUMN dengan mengucurkan fasilitas pembiayaan kepada PT Garuda Indonesia Tbk. senilai US$100 juta.
Farodilah Muqoddam
Farodilah Muqoddam - Bisnis.com 05 Mei 2014  |  18:50 WIB
BII Syariah Pasok Kredit US$100 Juta ke Garuda
Pesawat Garuda Indonesia. Dapat suntikan kredit dari BII Syariah US100 juta - Bisnis

Bisnis.com, JAKARTA – PT Bank International Indonesia Tbk. (BII) melalui unit usaha syariah miliknya menambahkan portofolio kredit kepada BUMN dengan mengucurkan fasilitas pembiayaan kepada PT Garuda Indonesia Tbk senilai US$100 juta.

Pembiayaan yang dilakukan dengan akad musyarakah tersebut menetapkan imbal hasil setara dengan LIBOR plus 4% dalam jangka waktu tiga tahun.

Presiden Direktur BII Taswin Zakaria mengatakan pihaknya juga membidik sejumlah perusahaan BUMN lain selain Garuda Indonesia, seperti PT Pertamina.

"Kami bikin unit khusus untuk menangani bisnis BUMN," ujarnya, Senin (5/5/2001)

Hingga kuartal I/2014, perseroan telah menyalurkan kredit sebesar Rp4 triliun kepada sejumlah perusahaan pelat merah.

Menurut Taswin, pembiayaan kepada segmen nasabah korporasi diupayakan dilakukan melalui akad syariah.

Sejak akhir tahun lalu, BII menerapkan strategi syariah first, atau mengutamakan akad syariah dalam penyaluran kredit. Strategi tersebut dinilai berhasil karena mampu mendongkrak penyaluran pembiayaan syariah sebesar 78% menjadi Rp3,4 triliun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pembiayaan spin off pt garuda indonesia tbk bii syariah
Editor : Ismail Fahmi

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top