Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Buka Unit Syariah, Modal Bank Induk Harus Kuat

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tidak melarang bank induk syariah membuka Unit Usaha Syariah (UUS) asalkan bank induknya memiliki modal kuat.
Yanuarius Viodeogo
Yanuarius Viodeogo - Bisnis.com 10 Mei 2014  |  04:26 WIB
Buka Unit Syariah, Modal Bank Induk Harus Kuat
Ilustrasi
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tidak melarang bank induk syariah membuka Unit Usaha Syariah (UUS) asalkan bank induknya memiliki modal kuat.

“Kalau UUS punya modal Rp500 miliar, bank induk harus punya modal lima kali lipat dari modal Rp500 miliar itu. Supaya bisa mem-back up selama 10 tahun,” kata Deputi Komisioner Pengawas Perbankan I OJK, Mulya E. Siregar, Jumat (9/5/2014). 

Menurutnya, OJK tidak ingin bank induk tidak memperhitungkan modal untuk membuka UUS yang mengakibatkan UUS tidak dapat berkembang kemudian harinya. “Dari 17 BPD (Bank Pembangunan Daerah yang memiliki UUS, hanya 4-5 yang kuat modalnya,” tuturnya.

Dia menuturkan sudah ada beberapa bank induk yang memohon membuka UUS menghadap OJK. Tapi hingga kini belum ada satupun terealisasi. Pihaknya tidak melarang muncul UUS baru asalkan bank induk mengikuti peraturan yang ditetapkan OJK. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bank syariah Unit Usaha Syariah
Editor : Linda Teti Silitonga
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top