Bisnis.com, MEDAN--Bank Indonesia memproyeksikan pertumbuhan peredaran uang pada tahun depan mencapai 15%. Adapun, per April 2014 BI telah menerbitkan uang kertas Rp449,42 triliun dan uang logam Rp5,4 triliun.
Deputi Gubernur BI Pengelolaan Uang Ronald Waas menuturkan sepanjang tahun lalu BI menerbitkan 8,3 miliar lembar uang kertas dan 1,9 miliar keping uang logam.
"Kami mengestimasi pada tahun ini outflor mencapai Rp547,18 triliun dan inflow Rp470,35 triliun," ujar Ronald di sela-sela Workshop Penyusunan Estimasi Kebutuhan Uang 2015, Rabu (14/5/2014).
Adapun, dalam penyusunan estimasi untuk tahun depan, Ronald mengatakan BI mempertimbangkan pertumbuhan ekonomi, tingkat inflasi, nilai tukar dan suku bunga acuan, serta kebutuhan perbankan.
Selain itu, proyeksi pertumbuhan juga dipengaruhi oleh faktor momen tahunan yang terjadi seperti puasa, Idul Fitri, Natal dan tahun baru.
Lebih lanjut, Ronald menuturkan, pada tahun depan diperlukan peningkatan efektivitas pencetakan uang. Pasalnya, selama ini masih ada kesenjangan antara kebutuhan jumlah cetak dengan kapasitas produksi Perum Peruri.
"Saya berharap baik BI maupun Peruri dapat mengakselerasi proses estimasi kebutuhan uang untuk tahun depan, agar Peruri dapat memiliki waktu untuk memenuhi target percetakan yang telah disepakati," pungkasnya.
2015, BI Proyeksikan Pertumbuhan Peredaran Uang capai 15%
Bank Indonesia memproyeksikan pertumbuhan peredaran uang pada tahun depan mencapai 15%. Adapun, per April 2014 BI telah menerbitkan uang kertas Rp449,42 triliun dan uang logam Rp5,4 triliun.n
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel
Penulis : Febrany D. A. Putri
Editor : Ismail Fahmi
Topik
Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Bisnis Indonesia Premium.

53 detik yang lalu
IDX Takes Steps to Reinforce Capital Market Stability

1 jam yang lalu
BlackRock Eyes BUMI Shares in 2025
Artikel Terkait
Berita Lainnya
Berita Terbaru

22 menit yang lalu
Pinjaman P2P Lending Masih Tumbuh Tinggi, Capai Rp80,02 Triliun

5 jam yang lalu
BSI GIFS 2025: Jejak Nyata Perbankan Syariah untuk Negeri
Terpopuler
# Hot Topic
Rekomendasi Kami
Foto
