BPJS KETENAGAKERJAAN: 6 Juta PNS & TNI/Polri Wajib Jadi Peserta

Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan mewajibkan sekitar 6 juta pegawai negeri sipil dan aparat TNI/Polri menjadi peserta lembaga tersebut pada 2015.
Yodie Hardiyan | 02 Juni 2014 18:52 WIB
Kartu BPJS Ketenagakerjaan. PNS, TNI/Polri wajib jadi perserta - Bisnis

Bisnis.com, JAKARTA--- Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan mewajibkan sekitar 6 juta pegawai negeri sipil dan aparat TNI/Polri menjadi peserta lembaga tersebut pada 2015.

Direktur Pelayanan dan Pengaduan BPJS Ketenagakerjaan Achmad Riadi mengatakan 6 juta pegawai tersebut akan mengikuti program jaminan kecelakaan kerja (JKK) dan jaminan kematian (JK).

"Preminya sangat kecil 0,24% untuk JKK dan 0,3% untuk program JK. Semuanya pemerintah yang mengiur. Program ini wajib, karena amanah undang-undang,” kata Achmad dalam keterangan tertulis yang diterima Bisnis, Senin (2/6/2014).

Sementara itu, program lainnya seperti jaminan hari tua dan jaminan pensiun akan dimulai untuk aparat negara tersebut pada 2029.

“Payung hukum keikutsertaan PNS, TNI/Polri dalam program BPJS Ketenagakerjaan sudah ada di peraturan presiden semenjak transformasi BPJS. Sekarang kami sedang mempersiapkan peraturan direksi secara bertahap, untuk mengatur mekanismenya agar bisa berjalan sesuai harapan,”  tandasnya.

Tag : tni vs polri, pns, bpjs ketenagakerjaan
Editor : Ismail Fahmi

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top