Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Kasus AAA Sekuritas OJK Selidiki Keterlibatan Manajemen

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tengah menyelidiki dugaan keterlibatan manajemen PT BPD Maluku dan PT Bank Antardaerah dalam kasus repo fiktif PT Andalan Artha Advisindo Sekuritas (kini bernama PT Inti Capital Sekuritas).
Rivki Maulana
Rivki Maulana - Bisnis.com 21 Januari 2015  |  15:39 WIB
Bisnis.com, JAKARTA -- Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tengah menyelidiki dugaan keterlibatan manajemen PT BPD Maluku dan PT Bank Antardaerah dalam kasus repo fiktif PT Andalan Artha Advisindo Sekuritas (kini bernama PT Inti Capital Sekuritas).
 
Nelson Tampubolon, Kepala Eksekutif Pengawasan Perbankan OJK, mengatakan jika hasil pemeriksaan membuktikaan manajemen terlibat, OJK akan memberikan sanksi. "Bisa berakhir dicopot kalau bisa kita buktikan (manajemen terlibat)," ujarnya di Kantor OJK, Selasa (21/1/2015).
 
OJK akan menelisik standard prosedur dalam transaksi surat berharga di dua bank itu. "Misal, kalau keputusan harus diambil oleh board (direksi), bener gak board yang memutus, atau jangan-kangan kepala divisi," jelas Nelson.
 
Namun, Nelson menegaskan keuangan BPD Maluku dan Bank Anda tetap sehat karena pemegang saham berkomitmen untuk menalangai potensi kerugian. Secara khusus, OJK memang meminta pemegang saham Bank Anda untuk menyetor dana segar dan pemegang saham telah melakukan permintaan OJK.Dengan demikian, bank tidak akan mengalami kerugian.
 
Jika transaksi repo yang diduga fiktif ini terbukti merugikan bank, pemegang saham lah yang menderita kerugian. "Tapi kalau nanti bisa nagih ke AAA, jadi keuntungan pribadi pemegang saham," tukas Nelson.
 
Sebelumnya, berdasarkan hasil pemeriksaan rutin pada 2014, ditemukan transaksi Reverse Repo surat berharga sebesar Rp262 milyar di BPD Maluku.
 
Selain itu, OJK menemukan transaksi pembelian Reverse Repo surat berharga sebesar Rp146 milyar dan USD1.250 ribu di Bank Anda. Kedua transaksi itu dilakukan bank dengan AAA Sekuritas tanpa didasari underyling.
 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bpd peraturan ojk bpd maluku
Editor : Rustam Agus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top