Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

INDUSTRI MULTIFINANCE: Komisi ke Diler akan Dibatasi

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) berencana membatasi besaran komisi yang diberikan perusahaan pembiayaan kepada dealer dalam kerja sama pembiayaan kendaraan bermotor.
Wan Ulfa Nur Zuhra
Wan Ulfa Nur Zuhra - Bisnis.com 22 Januari 2015  |  19:42 WIB
Komisi dari perusahaan pembiayaan ke diler kendaraan akan dibatasi - bisnis.com
Komisi dari perusahaan pembiayaan ke diler kendaraan akan dibatasi - bisnis.com

Bisnis.com, JAKARTA - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) berencana membatasi besaran komisi yang diberikan perusahaan pembiayaan kepada diler dalam kerja sama pembiayaan kendaraan bermotor.

Kepala Eksekutif Pengawas Industri Keuangan Non Bank OJK Firdaus Djaelani mengatakan pihaknya tengah melakukan kajian untuk membuat aturan terkait besaran komisi tersebut. “Wacana pemberian batasan komisi ke diler itu sudah ada, tetapi masih dalah kajian OJK,” ujarnya di hadapan para pelaku industri pembiayaan, Kamis (22/1/2015).

Menurut Firdaus, pengaturan itu dilakukan agar industri pembiayaan lebih tertib dan tidak terbebani dengan besaran komisi yang dijadikan alat persaingan. Namun, dia belum menemukan kisaran komisi yang ideal.

Dalam pidatonya, Firdaus menyatakan pihaknya bersama dengan asosiasi kerap melakukan identifikasi terhadap hal-hal yang dapat menghambat kegiatan bisnis yang saat ini berjalan.

Beberapa di antaranya terkait dengan insentif yang diberikan oleh perusahaan pembiayaan kepada diler yang dapat menimbulkan beban dan persaingan yang kurang sehat antarperusahaan.

Dia menjelaskan komisi yang terlalu besar pada akhirnya juga akan membebani konsumen. “Diler minta ke multifinance, multifinance mintanya ke asuransi, asuransi kan uangnya dari konsumen, akhirnya muter juga,” paparnya.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Umum Asosiasi Perusahaan Pembiayaan Indonesia (APPI) Suwandi Wiratno belum banyak berkomentar.

“Ini kan wacana yang baru kita dengar bersama. Nantinya tentu ada diskusi-diskusi utuk mebahas apakah ini perlu diatur atau tidak, batasan komisinya seperti apa, dan lain-lain,” jelasnya.

Dia memaparkan selama ini tidak ada aturan tentang besaran komisi yang diberikan perusahaan pembiayaan kepada diler. Besaran komisi berdasarkan kepada pasar dan kompetisi masing-masing perusahaan. 

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

ojk komisi dealer
Editor : Yusuf Waluyo Jati

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper
To top