Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

2015, Laba Bank BJB Ditarget Rp1,6 triliun

Laba PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (Bank BJB) ditargetkan naik lebih dari 40% menjadi Rp1,6 triliun pada 2015 dengan nilai aset menembus Rp100 triliun. n
Ana Noviani
Ana Noviani - Bisnis.com 26 Mei 2015  |  19:58 WIB
Bisnis.com, JAKARTA--Laba PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (Bank BJB) ditargetkan naik lebih dari 40% menjadi Rp1,6 triliun pada 2015 dengan nilai aset menembus Rp100 triliun. 
 
Seusai Peluncuran Program Transformasi Bank-Bank Pembangunan Daerah (BPD) di Istana Negara, Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan menuturkan Bank BJB merupakan BPD terbesar di Indonesia dan BPD pertama yang melantai di Bursa Efek Indonesia. 
 
"Sekarang Bank BJB dalam posisi sangat nyaman, solid, kokoh, stabil. Laba BPD Jabar kita targetkan Rp1,6 triliun," kata Aher di Kompleks Istana Kepresidenan, Selasa (26/5). 
 
Target tersebut 42% di atas realisasi laba bersih yang dibukukan perusahaan pada 2014, yakni Rp1,12 triliun. Laba bersih Bank BJB pada 2014 tergerus 18,25% dari posisi Rp1,37 triliun secara year-on-year.
 
Aher optimistis target laba Rp1,6 triliun dapat dicapai seiring perbaikan ekonomi nasional. Apalagi capaian pada semester I/2015 dinilai positif lantaran mencapai 120% dari target. 
 
Pada kesempatan yang sama, Dirut BJB Ahmad Irfan mengatakan saat ini aset perusahaan mencapai Rp85,7 triliun. Target pada akhir 2015, aset Bank BJB menembus Rp100 triliun. 
 
Untuk mencapai target laba dan aset, Bank BJB mengarahkan pembiayaan untuk sektor infrastruktur. Porsi pembiayaan infrastruktur diharapkan mencapai 20% dari total kredit.
 
"Untuk pembiayaan infrastruktur kita masuk dengan sindikasi. Misalnya jalan tol yang dikembangkan di daerah Jabar-Banten. Kemarin kita ikut di Pandaan, Jawa Timur," tutur Irfan. 
 
Pada tahun ini, Bank BJB telah memiliki 10% saham di 32 Bank Perkreditan Rakyat di Jabar-Banten. Dengan kepemilikan saham tersebut, Bank BJB dapat melakukan monitoring dan menempatkan pejabat manajerial di BPR tersebut. 
 
"Ada dua BPR yang sudah kita akuisisi. Yang 32 baru dari sisi manajemen, kalau sudah lempar handuk, baru kita masuk ke permodalan," ujarnya.
 
Dua BPR yang telah diakuisisi Bank BJB adalah BPR LPK Garut Kota dan BPR LPK Jalan Cagak. Keduanya kini memiliki tingkat kesehatan yang baik. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bank bjb laba bank
Editor : Rustam Agus

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top