Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Pegadaian Kanwil II Pekanbaru Gaet 47.000 Nasabah Tabungan Emas

PT Pegadaian (Persero) Kanwil II Pekanbaru yang membawahi Sumatra Barat, Riau, dan Kepri berhasil mendapatkan 47.000 nasabah produk tabungan emas.
Arif Gunawan
Arif Gunawan - Bisnis.com 16 Desember 2016  |  14:50 WIB
Pegadaian Kanwil II Pekanbaru Gaet 47.000 Nasabah Tabungan Emas
Tabungan Emas ini menjadi produk yang diminati. - Antara
Bagikan

Bisnis.com, PEKANBARU - PT Pegadaian (Persero) Kanwil II Pekanbaru yang membawahi Sumatra Barat, Riau, dan Kepri berhasil mendapatkan 47.000 nasabah produk tabungan emas.

Kepala Pegadaian Kanwil II Pekanbaru Arifmon mengatakan jumlah nasabah yang didapatkan itu yakni sampai periode Januari - pertengahan Desember.

"Jumlah nasabah produk Tabungan Emas kami di Kanwil II Pekanbaru sudah 47.000 nasabah sampai pertengahan Desember, targetnya di tahun ini sebanyak 50.000 nasabah," katanya kepada Bisnis, Kamis (16/12/2016).

Dia mengatakan animo masyarakat untuk menabung emas lewat produk yang diluncurkan sejak April tahun lalu ini sangat tinggi. Menurutnya, keinginan warga menabung emas lewat Pegadaian, karena memang sebelumnya budaya menabung emas sudah berjalan sejak lama.

Oleh karena itu dengan produk baru ini, masyarakat memiliki wadah untuk menabung emas dengan lebih mudah dan praktis.

"Tabungan Emas ini menjadi produk yang diminati karena fungsinya sama dengan kebiasaan masyarakat di daerah seperti Sumbar, Riau, dan Kepri dalam menabung emas. Kami yakin tahun depan nasabah kami akan terus tumbuh," katanya.

Adapun secara umum total bisnis produk Pegadaian Kanwil II Pekanbaru mengalami pertumbuhan 15% dibandingkan periode.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pegadaian TABUNGAN EMAS
Editor : Fatkhul Maskur
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top