Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

EDUKASI DUIT: Jutawan Seperti The Beast, Benarkah?

Sudahkah Anda melihat film Beauty and The Beast? Kemarin saya baru menyaksikannya. Film ini memberi kesan yang mendalam, sudah dibuat film berkali-kali tapi tetap ramai penonton.
Goenardjoadi Goenawan*
Goenardjoadi Goenawan* - Bisnis.com 30 Maret 2017  |  02:02 WIB
Goenardjoadi Goenawan.  -  Bisnis
Goenardjoadi Goenawan. - Bisnis

Sudahkah Anda melihat film Beauty and The Beast? Kemarin saya baru menyaksikannya. Film ini memberi kesan yang mendalam, sudah dibuat film berkali-kali tapi tetap ramai penonton.

Sumber: Youtube/Disney Movie Trailers 

 

 

Bagi saya, satu hal yang berkesan terinspirasi dari film ini adalah, kalau bagi "jutawan  atau milyarder, penampilan nggak penting", just kidding.

Banyak orang tidak menyadari bahwa hubungan antara kita dengan jutawan atau milyarder selalu penuh komplikasi.

Ada anggapan jutawan itu seperti dari sananya kurang empati, tidak memiliki rasa kasihan, mirip the beast, walaupun mukanya nggak seperti serigala paling tidak kelakuannya.

Mengapa jutawan banyak kehilangan empati? Karena mereka dilahirkan mendapatkan segalanya mulai ingin mobil dikasih, ingin apartment dikasih, ingin Porsche Cayenne dikasih, akhirnya dia terjangkit penyakit hedonism complex.

Bagaimana kita menjalin hubungan baik dengan jutawan the beast? Disitu kadang saya merasa sedih.

Kebanyakan kita salah persepsi dengan mereka. Memandang hartanya Rp10 miliar kita pikir kalau dibelikan kwetiaw dapat untuk makan orang sekampung. Tapi jutawan "the beast" juga memiliki kebutuhan. Disanalah titik persoalannya.

Namun, seringkali masalah hubungan dengan jutawan t"he beast "  cenderung gagal, pertama karena ada kesan mereka tidak ingin berdekatan dengan kita. Kita keseringan merasa terusir. Atau kita cenderung menganggap mereka super kikir.

Oleh karena itu benar kata pepatah "orang cenderung terdorong rasa penyesalan daripada rasa bersyukur".

Artinya seberapa besar pengabdian kita kepada jutawan "the beast" seringkali tidak berbalas.

Namun ketika mereka mentok tersudut dengan permasalahan, barulah mereka bersedia membalas pertolongan dan biasanya jumlahnya besar. Karena toh mereka berkelebihan disana.

 

*Penulis:
Goenardjoadi Goenawan
Konsultan dan motivator tentang paradigma baru tentang uang. Penulis 10 buku manajemen, termasuk "Rahasia Kaya, Jangan Cintai Uang" dan "Relationship Ikatan Pemekaran Berkah" yang segera terbit. Email: goenardjoadi @ gmail.com


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Edukasi Duit
Editor : Gita Arwana Cakti

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top