Unit Syariah Bank Jatim Akan Jadi BUMD

PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk. menargetkan rencana spin off unit usaha syariah perseroan bisa rampung tahun ini. Adapun, unit usaha syariah perseroan itu direncanakan manjadi badan usaha milik daerah sendiri dalam tiga tahun pasca pemisahan.
Surya Rianto | 20 April 2017 17:31 WIB

Bisnis.com, JAKARTA – PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk. menargetkan rencana spin off unit usaha syariah perseroan bisa rampung tahun ini. Adapun, unit usaha syariah perseroan itu direncanakan manjadi badan usaha milik daerah sendiri dalam tiga tahun pasca pemisahan.

Direktur Bank Pembangunan Daerah (BPD) Jawa Timur Rudie Hardiono mengatakan, rencana spin off masih on the track yang targetnya dirampungkan pada tahun ini. Memang ada beberapa yang harus disiapkan untuk diajukan kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

“Intinya untuk awal disiapkan modal Rp502 miliar, dengan komposisi Rp500 miliar dari kami, sedangkan Rp2 miliar dari koperasi,” ujarnya setelah paparan kinerja perseroan pada Kamis (20/4/2017).

Adapun, unit usaha syariah (UUS) Bank Jatim itu akan masuk ke kelompok bank umum kegiatan usaha (BUKU) I, dengan ketentuan modal sampai Rp1 triliun ketika dilakukan spin off.

Rudie menjelaskan, setelah spin off, UUS perseroan itu awalnya akan menjadi anak usaha terlebih dulu. Namun, secara bertahap pemerintah daerah Jawa Timur secara perlahan akan masuk menjadi pemegang saham hingga memiliki sebanyak 51%.

Setelah menjadi pemilik mayoritas, nantinya UUS perseroan itu akan menjadi badan usaha milik daerah (BUMD). “Untuk proses itu ditargetkan bisa selesai dalam tiga tahun setelah melakukan spin off,” ujarnya.

Tag : bank, bank jatim
Editor : Hendri Tri Widi Asworo

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top