Connected Insurance Ala Generali

Philiphe mencontohkan, di salah satu pasar regional terbesar Generali, Eropa, perusahaan ini telah memasarkan produk bernama connected insurance. Asuransi yang melindungi mobil atau rumah dengan penyesuaian harga berdasarkan perilaku pelanggan yang dianalisis secara terkomputerisasi.
Reni Lestari
Reni Lestari - Bisnis.com 16 Februari 2018  |  14:27 WIB
Connected Insurance Ala Generali
Ilustrasi-Asuransi - www.getbudget.com

Bisnis.com, JAKARTA - Digitalisasi dan perkembangan teknologi informasi membuat semua industri harus beradaptasi dan bertransformasi, tak terkecuali industri asuransi. Generali Group, holding perusahaan asuransi asal Italia, adalah salah satu pelaku industri yang masih menyesuaikan diri dengan iklim digitalisasi.

Managing Director and Group CEO Generali, Philippe Donnet mengatakan selain memperkuat 150 agen di seluruh dunia, sistem distribusi digital yang lebih sederhana juga tengah dikembangkan.

"Kami perlu melakukan digitalisasi semua proses, antara perusahaan dan distributor, antara perusahaan dan pelanggan, dan antara distributor dengan pelanggan. Kami sedang bekerja untuk itu," kata Philippe di sela-sela konferensi pers di Jakarta, Kamis (15/2/2018).

Namun, ia menjelaskan meski digitalisasi sistem di Generali masih dikembangkan, bukan berarti perusahaan yang telah beroperasi di lebih dari 100 negara ini sama sekali gagap teknologi.

Philiphe mencontohkan, di salah satu pasar regional terbesar Generali, Eropa, perusahaan ini telah memasarkan produk bernama connected insurance. Asuransi ini melindungi mobil atau rumah dengan penyesuaian harga berdasarkan perilaku pelanggan yang dianalisis secara terkomputerisasi.

"Apa itu connected insurance? Contohnya, di dalam mobil terpasang sebuah alat, black box, yang merekam setiap perilaku pengendara. Lalu kami menganalisis data dari alat tersebut, dan kami dapat menawarkan harga khusus berdasarkan perilaku dari pengendara," jelasnya.

Hal yang sama juga berlaku untuk asuransi rumah, yang dianalisis adalah perilaku seluruh penghuni. Philippe mengklaim, Generali adalah satu-satunya perusahaan di Eropa yang menjalankan asuransi dengan sistem seperti itu.

"Di Eropa kami punya lebih dari 1,5 juta mobil, termasuk black box di dalamnya," lanjut Philippe.

Di Eropa, connected insurance dipasarkan di Italia, Jerman, Prancis, Austria dan Rusia.

Sementara itu, di Indonesia Generali telah menjaring lebih dari 300 ribu pelanggan dan menjadi perusahaan asuransi terbesar keenam di republik ini. Diversifikasi produk yang lebih luas akan dilanjutkan untuk menggaet lebih banyak pelanggan. Ia meyakini kekuatan sokongan aset grup adalah keunggulan yang menambah daya saing Generali.

"Kebanyakan kompetitor kami [di Indonesia] lahir sebagai perusahaan lokal dan kemudian menjadi perusahaan internasional, tetapi Generali berbeda. Sejak awal kami adalah perusahaan internasional, dan itulah DNA kami," ujar Philippe.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
asuransi, generali insurance, generali indonesia

Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top