Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

MULTIFINANCE: ACC Masih Andalkan Mobil Baru Genjot Pertumbuhan

Astra Credit Companies (ACC) mencatatkan pertumbuhan pembiayaan sebesar 8% pada awal tahun ini.
Fitri Sartina Dewi
Fitri Sartina Dewi - Bisnis.com 27 Februari 2018  |  19:11 WIB
Aktivitas karyawati di salah satu kantor PT Astra Credit Companies (ACC) di Jakarta. - JIBI/Nurul Hidayat
Aktivitas karyawati di salah satu kantor PT Astra Credit Companies (ACC) di Jakarta. - JIBI/Nurul Hidayat

Bisnis.com,JAKARTA - PT Astra Credit Companies (ACC) mencatatkan pertumbuhan pembiayaan sebesar 8% pada awal tahun ini.

Direktur Utama ACC Jodjana Jody mengatakan pada Januari 2018, pembiayaan yang disalurkan ACC mencapai Rp2,7 triliun, atau tumbuh 8% jika dibandingkan dengan capaian pada Januari 2017.

“Dari total pembiayaan yang disalurkan, sekitar 75% merupakan pembiayaan segmen mobil baru, 20% pembiayaan mobil bekas, dan 5% sisanya merupakan pembiayaan pada segmen lainnya,” kata Jodjana kepada Bisnis, Selasa (27/2/2018).

Menurutnya, segmen mobil baru diprediksi masih akan menjadi kontributor utama terhadap pembiayaan perseroan pada tahun ini. Menurutnya, pertumbuhan pembiayaan juga akan didorong oleh kenaikan permintaan pasar terhadap pembiayaan segmen kendaraan niaga (commercial car).

Sepanjang 2018, ACC menargetkan pembiayaan bisa tumbuh pada kisaran 5%—10% dibandingkan dengan realisasi pembiayaan pada tahun lalu yaitu Rp27,3 triliun. Untuk menggenjot pembiayaan, pada tahun ini perseroan akan memperluas jaringan dengan menoperasikan 5 kantor cabang baru.

“Untuk mendorong kinerja perusahaan pada 2018, kami akan lebih fokus untuk efisiensi biaya, pemanfaatan teknologi digital dan mendorong pertumbuhan profit,” ujarnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

multifinance mobil astra credit company
Editor : Yusuf Waluyo Jati
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top