Keluar Ruangan Menteri Luhut, JBIC Bungkam

Bisnis.com, JAKARTA Belum sampai berselang sepekan, Japan Bank for International Corporation (JBIC) kembali menemui pihak Kementerian Koordinator Kemaritiman, di Jakarta, Rabu (14/3/2018).
Dini Hariyanti | 14 Maret 2018 22:19 WIB
Petugas kepolisian menjaga lokasi 'groundbreaking' pembangunan Kereta Cepat Jakarta-Bandung di Cikalong Wetan, Bandung Barat, Jawa Barat, Kamis (21/1). Pembangunan Kereta Cepat Jakarta-Bandung sepanjang 142 km tersebut bertujuan untuk mendorong pertumbuhan perekonomian, khususnya daerah Jakarta dan Bandung ANTARA FOTO - Hafidz Mubarak A

Bisnis.com, JAKARTA — Belum sampai berselang sepekan, Japan Bank for International Corporation (JBIC) kembali menemui pihak Kementerian Koordinator Kemaritiman, di Jakarta, Rabu (14/3/2018).

Saat Bisnis menemui rombogan JBIC di Kantor Kemenko Maritim, sayangnya tidak ada satupun dari JBIC yang bersedia memberikan komentar terkait hasil diskusinya dengan pemerintah. Setidaknya, Direktur Utama PT SMI Emma Sri Martini berkenan sedikit berkomentar.

Dia menyatakan, pertemuan antara pemerintah dengan JBIC membicarakan soal berbagai peluang lanjutan kerja sama di antara dua pihak ini. Yang ditekankan Emma adalah kemitraan terkait pendanaan berbagai proyek infrastruktur yang sedang dikebut RI.

“Kami mendiskusikan berbagai bentuk kolaborasi yang mungkin, macam-macam,” katanya.

PT SMI melihat bahwa sekarang ini terbuka kesempatan kerja sama soal pendanaan proyek. Selain itu, bisa juga dijalin assistance secara teknis dan peningkatan capacity building. Ditanya proyek apa yang dibicarakan, Emma menyatakan, belum ada hal yang dibahas secara mendetail.

"Kami eksplorasi apa yang bisa kita kerja samakan untuk memperkuat kapasitas kami. Bukan cuma SMI tetapi dalam konteks pembangunan infrastruktur. Ya, apa yang bisa dikolaborasikan,” tutur dia.  

Tag : Kereta Cepat
Editor : Farodlilah Muqoddam

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top