Akhirnya AJB Bumiputera Bisa Jualan Polis Lagi

Otoritas Jasa Keuangan memastikan Asuransi Jiwa Bersama Bumiputera 1912 (AJBB) bisa memulai pemasaran polis asuransi baru, Jumat (23/3/2018).
Oktaviano DB Hana | 22 Maret 2018 14:43 WIB
Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh D Santoso didampingi Anggota Komisioner OJK dan Kepala Eksekutif Pengawas Industri Keuangan Non Bank Riswinandi Idris, beserta sejumlah pejabat lain menyampaikan kepada awak media perkembangan terbaru proses penyehatan Asuransi Jiwa Bersama Bumiputera 1912 di Jakarta, Kamis (22/3/2018). JIBI - Oktaviano DB Hana

Bisnis.com, JAKARTA - Otoritas Jasa Keuangan memastikan Asuransi Jiwa Bersama Bumiputera 1912 (AJBB) bisa memulai pemasaran polis asuransi baru, Jumat (23/3/2018).

Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh D Santoso mengatakan pihaknya telah merampungkan proses unwind atau pengkajian ulang skema penyehatan pertama yang dilaksanakan sepanjang tahun lalu.

Oleh karena itu, dia menegaskan bahwa satu-satunya perusahaan yang berbentuk usaha mutual ini bisa beroperasi lagi setelah sepanjang tahun lalu berstatus sebagai perusahaan tak aktif atau run off company.

"Bumiputera bisa memasarkan produk baru lagi, besok," ujarnya di sela-sela konferensi pers, Kamis (22/3/2018).

Wimboh menegaskan dalam proses unwind tersebut pihaknya telah merampungkan seluruh kewajiban yang tersisa dari skema restrukturisasi jilid pertama, termasuk mengembalikan suntikan dana kepada investor sebelumnya.

Selain itu, dia mengatakan pihaknya juga telah mengamankan kembali aset-aset yang dimiliki AJBB sebelumnya.

"Kewajiban kita sudah tuntaskan semua sehingga siap beroperasi kembali," ungkapnya.

Wimboh menilai pemasaran produk baru menjadi keharusan agar cashflow salah satu asuransi tertua di Indonesia ini bisa normal kembali.

Sebelumnya, Anggota Pengelola Statuter (PS) AJBB bidang SDM, Umum, dan Komunikasi Adhie M Massardi menegaskan bahwa pihaknya masih mematangkan skema restrukturisasi jilid 2 pascapembatalan kerja sama dengan konsorsium investor dalam sekenario sebelumnya.

Skema anyar ini ditargetkan dapat mulai berjalan pada pertengahan Februari setelah mendapatkan persetujuan dari OJK.

“AJB Bumiputera 1912 tetap lanjutkan restrukturisasi dengan atau tanpa investor,” katanya.

Adhie mengatakan skema restrukturisasi versi 2.0 (Restru 2.0) ini masih didiskusikan dengan OJK. Intinya, jelas dia, AJBB akan mulai kembali aktif beroperasi setelah lebih dari setahun berstatus run off company atau perusahaan tak aktif dalam skema restrukturisasi tahun lalu.

Saat ini, operasional AJBB tengah dipersiapkan, baik dari sisi sistem, mekanisme, penguatan SDM, dan pengaktifan 7.000 agen seperti semula.

Tag : ajb bumiputera 1912
Editor : Anggi Oktarinda

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top