Realisasi Pembiayaan KEK Mandalika Ditargetkan Semester Ini

Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) atau Indonesia Eximbank menargetkan rencana pembiayaan infrastruktur sebesar Rp1 triliun - Rp1,5 triliun melalui skema penugasan khusus ekspor dapat dilakukan pada semester I 2018.
Azizah Nur Alfi | 29 Maret 2018 23:57 WIB
Presiden Joko Widodo (tengah) didampingi Gubernur NTB TGB Zainul Majdi (kiri) berkeliling kawasan di sela-sela peresmian operasional KEK Mandalika, di Desa Kuta, Pujut, Praya, Lombok Tengah, NTB, Jumat (20/10). - ANTARA/Ahmad Subaidi

Bisnis.com, LOMBOK - Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) atau Indonesia Eximbank menargetkan rencana pembiayaan infrastruktur Rp1 triliun--Rp1,5 triliun melalui skema penugasan khusus ekspor dapat dilakukan pada semester I/2018.

Direktur Pelaksana I LPEI, Dwi Wahyudi menjelaskan skema penugasan khusus ekspor tersebut untuk membiayai transaksi atau proyek termasuk proyek pariwisata yang nonbankable tetapi feasible.

Menurutnya, sektor pariwisata di Malaysia berkembang karena seluruh pihak mendukung sektor pariwisata, terutama lembaga keuangan.

Dia menilai KEK Mandalika menjadi tantangan dalam pembiayaan ekspor jasa pariwisata. Oleh karena itu, pihaknya ingin berperan dan menjadi pionir dalam pembiayaan infrastruktur dasar KEK Mandalika untuk mendukung proyek 10 destinasi Bali baru.

LPEI sedang mengajukan skema pembiayaan khusus ekspor untuk pembangunan infrastruktur dasar. Dia memperkirakan perlu waktu sekitar 1 hingga 2 bulan untuk akhirnya dapat disetujui.

"Kami mengundang [sinergi] BUMN pembiayaan agar kita dapat mendukung proyek ini [destinasi Bali baru]," katanya dalam seminar Menggarap Peluang Ekspor Baru Bagi Indonesia, Rabu (28/3/2018).

Tag : pembiayaan, KEK Mandalika
Editor : Fajar Sidik

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top