Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Bunga Turun, Pertumbuhan Deposito Mulai Melambat

Pertumbuhan jumlah dana pihak ketiga (DPK) pada bulan kedua tahun 2018 sedikit melambat, terutama karena berkurangnya jumlah deposito rupiah.
Ropesta Sitorus
Ropesta Sitorus - Bisnis.com 31 Maret 2018  |  17:40 WIB
Ilustrasi. - Bisnis
Ilustrasi. - Bisnis

Bisnis.com, JAKARTA – Pertumbuhan jumlah dana pihak ketiga (DPK) pada bulan kedua  2018 sedikit melambat, terutama karena berkurangnya jumlah deposito rupiah.

Dalam laporan terbaru Data Analisis Uang Beredar yang dikutip Bisnis, Sabtu (31/3/2018), Bank Indonesia menyatakan jumlah DPK periode Februari 2018 sebesar Rp5.106,1 triliun.

Jumlah tersebut tumbuh 8,2% secara year on year (yoy), lebih rendah dibandingkan dengan bulan sebelumnya sebesar 8,5%.

Perlambatan DPK tersebut bersumber dari DPK berdenominasi rupiah, khususnya pada jenis simpanan berjangka yang tercatat tumbuh 6,6%, lebih rendah dibandingkan dengan bulan sebelumnya sebesar 8,2%.

“Perlambatan pertumbuhan simpanan berjangka tersebut sejalan dengan penurunan suku bunga simpanan berjangka untuk seluruh tenor pada bulan Februari 2018,” demikian disampaikan Bank Indonesia.

BI juga mencatat suku bunga simpanan berjangka dengan tenor 1, 3, 6 , 12 dan 24 bulan pada Februari 2018 masing-masing tercatat 5,65%, 5,97%, 6,40%, 6,56%, dan 6,73%, turun dibandingkan dengan bulan sebelumnya sebesar 5,72%, 6,03%,  6,49%, dan 6,68% dan 6,74%.

Simpanan berjangka tercatat tumbuh melambat dari 8% menjadi 5,9% secara yoy pada Februari 2018 yang bersumber dari penurunan simpanan berjangka perseorangan, khususnya di wilayah DKI Jakarta dan Jawa Timur.

Sementara itu, melambatnya pertumbuhan simpanan berjangka korporasi di Provinsi DKI Jakarta dan Sumatra Utara menjadi faktor perlambatan simpanan berjangka korporasi secara umum.

Namun demikian, giro dan tabungan masing-masing tumbuh 9,4% (yoy) dan 10,7% (yoy), lebih tinggi dibandingkan dengan pertumbuhan bulan sebelumnya sebesar 6,9% (yoy) dan 10,4% (yoy).

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

deposito
Editor : Martin Sihombing
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top